Chivu Waspadai Kekuatan Arsenal di Liga Champions

  • 20 Jan 2026 14:02 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menilai Arsenal sebagai salah satu kekuatan terbesar di Eropa saat ini dengan tingkat kompetisi tinggi serta status pemuncak Liga Premier. Menjelang duel lanjutan Liga Champions pada Rabu (21/1/2026), Chivu menegaskan tidak relevan membandingkan timnya dengan skuad Inter era 2010 karena karakter sepak bola modern jauh lebih mengandalkan fisik dan intensitas.

Inter disebut telah melakukan persiapan matang selama berbulan-bulan untuk menanamkan pentingnya setiap laga, termasuk menghadapi Arsenal. Chivu menekankan timnya harus selalu menghormati lawan dan tampil maksimal di setiap kesempatan, sebagaimana dikutip dari laman resmi klub.

Target Inter adalah mengamankan posisi delapan besar dan melangkah ke babak 16 besar Liga Champions dengan mengerahkan seluruh kemampuan. Untuk itu, tim dituntut bermain penuh determinasi, berani mengambil keputusan, menjaga fokus mental, serta meminimalkan kesalahan.

Chivu memastikan kondisi Lautaro Martinez dalam keadaan baik setelah mengikuti sesi latihan penuh, sementara absensinya sebelumnya hanya bersifat pencegahan. Ia juga menyebut Marcus Thuram sebagai salah satu penyerang paling berbahaya milik Inter dan masuk jajaran sepuluh terbaik dunia.

Dalam aspek taktik, Inter menyiapkan skema penjagaan zonal untuk mengantisipasi situasi bola mati Arsenal yang dinilai berbahaya. Menurut Chivu, pendekatan man-to-man justru berpotensi menimbulkan celah saat menghadapi tim asal London tersebut.

Ia kembali menegaskan pentingnya efisiensi permainan, karakter kuat, serta kedewasaan dalam membaca momen-momen krusial sepanjang pertandingan. Arsenal disebut memiliki banyak opsi serangan dan kecenderungan mendominasi penguasaan bola, sehingga Inter harus merespons dengan strategi yang tepat.

Chivu juga melontarkan pujian kepada Mikel Arteta sebagai pelatih muda yang ambisius dan berpengalaman, dengan Arsenal memiliki identitas permainan yang jelas di bawah arahannya. Laga ini menjadi ujian berat bagi Inter untuk menunjukkan progres sejak pertemuan sebelumnya melawan Atletico Madrid dan Liverpool.

Inter sepenuhnya menyadari arti penting pertandingan ini dalam menjaga peluang di Liga Champions. Seluruh pemain diminta tetap fokus dan menampilkan performa terbaik di hadapan publik San Siro, dengan keyakinan bahwa tim telah berkembang dan siap menghadapi tantangan dari klub-klub elite Eropa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....