Waduk Nongsa Kering Bukan Karena Industri Data Center Melainkan Faktor Cuaca
- 07 Okt 2026 06:07 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyebut penyusutan Waduk Nongsa sekitar 4,5 meter diatas permukaan air laut, terjadi akibat minimnya curah hujan pada siklus cuaca El Nino, bukan karena kebutuhan air industri data center yang berkembang di kawasan tersebut. Normalnya, Tinggi Muka Air (TMA) Waduk Nongsa pada kisaran 10 meter hingga 12,5 meter diatas permukaan air laut.
Sejumlah fasilitas data center memang tengah dibangun di kawasan tersebut, tetapi fasilitas-fasilitas itu belum seluruhnya memasuki tahap operasi. Sebagian proyek bahkan baru diproyeksikan beroperasi dalam beberapa tahun mendatang.
"Jadi point yang ingin saya sampaikan, distribusi yang beberapa saat terganggu ke warga bukan karena data center atai AI (Artificial Intellegent) atau investor yang masuk dibidang itu, bukan karena faktor itu, tapi memang karena faktor cuaca, iklim yang membuatnya menyusut," jelas Amsakar, Selasa 6 Oktober 2026.
Amsakar melanjutkan, beberapa langkah teknis telah dilakukan, yakni mengalirkan air dari embung di kawasan Kebun Raya Nongsa melalui pipa interkoneksi menuju Waduk Nongsa. Selain itu, BP Batam mengupayakan penyambungan pipa berdiameter 250 milimeter dan 300 milimeter untuk meningkatkan efektivitas booster sehingga dorongan air menuju masyarakat lebih optimal.
Selain langkah teknis, Amsakar mengajak masyarakat melakukan salat istisqa sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon hujan.
“Ikhtiar teknis kita lakukan, mari ikhtiar spiritual juga kita lakukan agar persoalan bisa teratasi,” katanya.
Diketahui, secara klimatologis, siklus fenomena El Niño terjadi setiap 2 hingga 7 tahun sekali dan tidak memiliki jadwal tahunan yang kaku. Dikutip dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), ketika fenomena ini aktif, umumnya El Niño akan bertahan selama 9 hingga 12 bulan, atau bahkan bisa lebih lama jika intensitasnya sangat kuat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....