Kadin Ingin Batam Jadi Regional Manufacturing Hub
- 07 Okt 2026 11:18 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Kadin Kepulauan Riau mendorong pengembangan manufaktur Batam diarahkan pada pembentukan ekosistem industri regional, bukan hanya peningkatan jumlah investasi.
Ketua Umum Kadin Provinsi Kepulauan Riau, Mustava, mengatakan ukuran perkembangan industri tidak cukup dilihat dari investasi yang masuk, Selasa, 29 September 2026.
Menurutnya, kekuatan rantai pasok dan manfaat ekonomi bagi wilayah sekitar juga perlu menjadi bagian dari pengembangan manufaktur.
“Masa depan manufaktur Batam tidak hanya ditentukan oleh berapa banyak investasi yang masuk tetapi juga oleh seberapa kuat rantai pasoknya, seberapa kompetitif industrinya dan tidak kalah penting seberapa luas manfaat pertumbuhan industri tersebut bagi ekosistem ekonomi regional.”
Kadin melihat Batam memiliki hubungan ekonomi dengan Bintan, Karimun dan wilayah lain di Kepulauan Riau. Karena itu, pengembangan industri Batam diharapkan dapat menciptakan nilai tambah bagi wilayah tersebut.
Mustava menyebut Kepri memiliki tiga kawasan perdagangan bebas, yakni Batam, Bintan dan Karimun, yang dapat dikembangkan sebagai bagian dari jaringan industri regional.
Menurutnya, keterhubungan tersebut perlu diperkuat melalui supplier development, pemetaan kebutuhan industri dan business matching.
“Karena itu mari kita membangun Batam bukan sebagai enclave industri tetapi sebagai regional manufacturing hub.”
Kadin Kepri juga mendorong kerja sama antara pemerintah, BP Batam, asosiasi industri, perusahaan besar, supplier dan pengusaha lokal.
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat rantai pasok, menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja dan memperluas manfaat pertumbuhan manufaktur bagi perekonomian Kepulauan Riau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....