Bayi Berusia Dua Bulan Dipulangkan KJRI Johor Bahru Usai Jalani Kewajiban Hukum

  • 05 Okt 2026 22:07 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Johor Bahru - Sebanyak 87 Warga Negara Indonesia (WNI) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dipulangkan dari Johor, Malaysia, ke Indonesia melalui jalur laut, Jumat, 2 Oktober 2026. Di antara jumlah itu, terdapat bayi berusia dua bulan, batita berusia tiga tahun dan empat tahun, remaja laki-laki berusia 14 tahuns erta seorang PMI yang ikut dipulangkan dalam kondisi sakit stroke.

Ketua Satuan Tugas Perwakilan Pelindungan Terpadu (Satgas PPT) sekaligus Pelaksana Fungsi Konsuler 1 KJRI Johor Bahru, Debbi Oktarossa, mengatakan, terdapat 80 individu dalam rombongan tersebut berstatus deportan dan sisanya tujuh orang mengikuti program repatriasi, Seluruhnya telah menyelesaikan kewajiban hukum di Malaysia sebelum dipulangkan.

“Kami meminta kepada masyarakat untuk tidak menempuh jalur ilegal. Pengalaman ini harus menjadi pengingat bagi kita bahwa niat bekerja di luar negeri harus ditempuh melalui jalur yang resmi, aman, dan terjamin pelindungannya,” kata Debbi dalam keterangan persnya, Senin, 5 Oktober 2026.

Debby melanjutkan, dari jumlah yang dipulangkan terdapat 53 merupakan laki-laki dan 30 perempuan. Mereka diberangkatkan menggunakan kapal feri Pulo Rondo dari Terminal Feri Stulang Laut, Johor, menuju Pelabuhan Batam Center, Kepulauan Riau, sekitar pukul 13.45 waktu setempat. KJRI Johor Bahru turut memfasilitasi biaya tiket kepulangan seluruh WNI dan PMI tersebut. Selama proses pemulangan berlangsung, KJRI Johor Bahru juga memberikan pendampingan khusus kepada seorang PMI yang mengalami stroke.

KJRI Johor Bahru mengimbau calon pekerja migran menggunakan saluran resmi, antara lain melalui Dinas Tenaga Kerja kabupaten/kota, BP3MI, maupun Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI), serta mematuhi ketentuan hukum yang berlaku.

Pemulangan melalui jalur laut dari Johor menuju Batam merupakan bagian dari mekanisme rutin pemulangan WNI dari Semenanjung Malaysia. Selain Batam, jalur laut juga digunakan untuk pemulangan menuju Dumai, Riau, dan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....