Masyarakat Diminta Lebih Waspada Terhadap Travel Online Tanpa Alamat Jelas
- 30 Sep 2026 18:18 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Masyarakat diminta tidak mudah tergiur tawaran jasa travel maupun pelatihan menjadi travel agent yang tidak memiliki kejelasan legalitas, kewenangan, serta identitas usaha.
Praktisi pariwisata Kepulauan Riau yang juga Humas ASITA Kepri dan Founder ASPABRI, Surya Wijaya, mengatakan masyarakat perlu lebih teliti, terutama terhadap travel yang hanya beroperasi secara daring tanpa mencantumkan nama perusahaan dan alamat kantor secara jelas.
Menurut Surya, persoalan juga muncul ketika pelaku usaha travel membuka pelatihan dan menarik biaya dari peserta tanpa memiliki kewenangan sebagai lembaga pelatihan.
“Kalau sudah membuat badan pelatihan, menerima pendaftaran atau merekrut orang-orang untuk membayar dan belajar bagaimana menjadi travel agent, ini sudah kebablasan,” ujar Surya, Minggu, 27 September 2026.
Ia menjelaskan, pelatihan kepariwisataan semestinya diselenggarakan lembaga yang memiliki legalitas dan kewenangan. Peserta juga perlu memastikan kompetensi tenaga pengajar serta mekanisme sertifikasi yang ditawarkan.
Surya juga mengingatkan masyarakat tidak hanya melihat harga ketika memilih paket perjalanan. Identitas perusahaan, alamat kantor, dan legalitas usaha perlu dipastikan sebelum melakukan pembayaran.
“Hati-hati kepada masyarakat jika ada travel agent yang tidak mencantumkan alamat perusahaan. Karena kalau terjadi permasalahan, akan sulit untuk dikenali,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam, Ardiwinata, turut meminta masyarakat mengecek legalitas penyelenggara sebelum mengikuti pelatihan atau membeli paket perjalanan wisata.
“Begitu juga dengan paket perjalanan pariwisata, cek dan pastikan travel yang menawarkan jasa perjalanan itu resmi atau tidak. Jangan langsung tergiur dengan paket murah yang ditawarkan,” ujar Ardiwinata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....