Ketua AJI Ingatkan Jurnalis, Jangan Jadi Pengeras Suara Kekuasaan

  • 21 Sep 2026 06:20 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia Nany Afrida mengingatkan jurnalis agar tidak menjadi alat kekuasaan di tengah tantangan demokrasi dan derasnya disinformasi.

Pesan itu disampaikan Nany saat memberikan sambutan pada hari kedua Festival Media Selat Malaka (FesMed) 2026 di Politeknik Negeri Batam, Minggu, 20 September 2026.

Nany mengatakan, tugas jurnalis bukan sekadar mengutip pernyataan pejabat, tetapi juga mempertanyakan dan memeriksa apakah informasi tersebut sesuai dengan fakta.

"Tugas jurnalis bukan hanya untuk mengutip pernyataan pejabat, tugas itu adalah bertanya, benarkah itu yang terjadi? Kita tidak boleh jadi pengeras suara kekuasaan," kata Nany.

Menurutnya, jurnalis harus tetap menjadi pekerja informasi yang berpihak pada fakta, kepentingan publik, serta hak masyarakat untuk mengetahui. Independensi tersebut menjadi penting ketika pers menghadapi tantangan demokrasi dan penyebaran disinformasi.

Nany juga menyinggung persoalan Rempang. Ia menilai isu tersebut bukan hanya berkaitan dengan investasi dan pembangunan, tetapi juga menyangkut kehidupan masyarakat, keluarga, rumah, dan tanah.

Karena itu, ia menilai jurnalis perlu memastikan suara masyarakat tetap terdengar. Di saat yang sama, Nany mengingatkan profesionalisme harus menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pers.

"Jangan meminta rakyat percaya pada kita hanya karena kita menyebut diri sebagai jurnalis. Buatlah mereka percaya karena mereka melihat bagaimana kita bekerja," tegasnya.

Hari kedua FesMed 2026 turut diisi seminar, lokakarya media, orasi warga Rempang, serta penampilan Gabo n Friends dan grup musik Efek Rumah Kaca. Nany mengatakan FesMed berikutnya akan digelar pada 2028, dengan lokasi penyelenggaraan ditentukan pada 2027.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....