Sejarah Hari Perobekan bendera di Hotel Yamato

  • 19 Sep 2026 18:54 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam – Setiap tanggal 19 September diperingati sebagai Hari Perobekan bendera di Hotel Yamato (saat ini Hotel Majapahit), Surabaya. Hari ini juga dikenal sebagai peristiwa Ikada.

Melansir laman resmi Kemendikbudristek, pada tahun 1945, Surabaya dipimpin oleh Ploegman sebagai Walikota yang diangkat NICA atau dikenal Pemerintahan Sipil Hindia Belanda. Pada 18 September malam, Ploegman memerintahkan rekan-rekannya untuk mengibarkan bendera Belanda untuk merayakan ulang tahun Ratu belanda, Wilhelmina.

Bendera itu dikibarkan di pucuk menara Hotel Yamato. Aksi provokatif pihak belanda itu pun memicu amarah warga Surabaya.

Akibatnya, terjadi bentrok karena masyarakat Indonesia ingin menurunkan bendera triwarna tersebut. Kericuhan pun memuncak, pihak dari Indonesia bernama Hariyono seketika memanjat tembok hotel hingga ke atas menara. Di waktu yang bersamaan, seorang pemuda bernama Koesno mendaki tangga dan sampai ke puncak.

Koesno kemudian merobek bagian biru dari bendera belanda itu. Sehingga menyisakan warna merah putih saja.

Peringatan peristiwa bersejarah ini kemudian dijadikan agenda rutin oleh Pemerintah Kota Surabaya. Dalam beberapa tahun, pemerintah bersama komunitas pecinta sejarah melakukan reka adegan peristiwa itu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....