RRI.CO.ID, Batam - Sedunia tanggal 15 September. Di peringati sebagai hari Afro ,Momen tersebut diperingati untuk merayakan keindahan dan keberagaman rambut alami masyarakat kulit hitam dan ras campuran.
Selain itu, peringatan ini juga bentuk kampanye untuk menormalisasi rambut afro. Melalui peringatan ini, masyarakat dunia diajak untuk melawan diskriminasi, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas dan budaya bangsa lain.
| Baca juga: Sejarah Hari Menulis Surat Sedunia |
Sarah Breedlove atau Madam CJ Walker menjadi salah satu tokoh yang memiliki peran penting dalam sejarah perawatan rambut masyarakat kulit hitam. Perempuan yang lahir pada 1867 itu mengembangkan dan memasarkan berbagai produk perawatan rambut untuk perempuan kulit hitam yang menjadikannya salah satu pengusaha perempuan sukses pada masanya.
Pada masa perbudakan, masyarakat Afrika dipaksa mengikuti standar penampilan para penindasnya, membuat pemilik rambut afro mengalami diskriminasi. Rambut alami yang keriting tersebut dinilai tidak sesuai dengan standar kecantikan sehingga banyak yang terdorong untuk meluruskan atau mengubah tekstur rambutnya.
Selain dampak sosial, tindakan diskriminatif tersebut juga membawa dampak bagi Kesehatan. Penggunaan bahan kimia untuk meluruskan rambut dapat menyebabkan luka bakar, kerusakan rambut, hingga kerontokan.
Oleh karena itu, Hari Afro Sedunia kini diperingati sebagai momentum merayakan rambut afro dan berbagai gaya rambut alami masyarakat kulit hitam serta ras campuran. Melalui peringatan ini, masyarakat diajak untuk lebih memahami hubungan antara rambut, budaya, identitas, dan upaya melawan diskriminasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....