Kemudahan Transaksi Digital Tak Boleh Buru-buru dalam Investasi

  • 07 Sep 2026 03:33 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Direktur Politeknik Negeri Batam, Bambang Hendrawan, mengingatkan mahasiswa agar tidak mengambil keputusan investasi secara terburu-buru hanya karena proses transaksi produk keuangan digital semakin mudah.

Bambang menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan Digital Financial Literacy IAKD 2026 di Auditorium Politeknik Negeri Batam, Senin, 31 Agustus 2026.

Menurutnya, perkembangan teknologi membuat masyarakat dapat membeli instrumen investasi hanya melalui beberapa langkah pada platform digital. Kemudahan tersebut perlu diimbangi dengan kemampuan memahami produk sebelum transaksi dilakukan.

Bambang menilai kecepatan transaksi tidak boleh membuat proses pengambilan keputusan menjadi terlalu singkat. Ia bahkan mengaitkan pengalamannya menggunakan aset kripto dengan pentingnya memahami risiko sebelum berinvestasi.

“Karena hari ini membeli sebuah instrumen investasi mungkin hanya membutuhkan beberapa klik klik,” kata Bambang.

Ia mengingatkan mahasiswa agar tidak mengambil keputusan hanya berdasarkan tren atau fenomena Fear of Missing Out. Menurutnya, pengguna perlu mengetahui manfaat, risiko, pengawasan, dan legalitas produk sebelum menentukan pilihan.

“Tetapi jangan sampai karena transaksinya hanya membutuhkan tiga kali klik, keputusan kita juga hanya membutuhkan tiga detik,” ujarnya.

Bambang juga mendorong mahasiswa membiasakan diri mengajukan pertanyaan sebelum menggunakan produk keuangan digital. Langkah tersebut diperlukan agar keputusan yang diambil tidak semata-mata berdasarkan informasi yang sedang ramai.

Menurutnya, literasi menjadi semakin penting ketika teknologi membuat berbagai transaksi dapat dilakukan dengan cepat. Mahasiswa diharapkan dapat menjadi pengguna teknologi yang kritis dan bertanggung jawab.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....