Kepri Siapkan Modern Agriculture 2030 dengan Teknologi dan Digitalisasi Pertani
- 31 Agt 2026 23:05 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyiapkan konsep “Kepri Modern Agriculture 2030” untuk mendorong transformasi sektor pertanian melalui teknologi, digitalisasi, mekanisasi, dan penguatan akses pasar.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepri Rika Azmi mengatakan transformasi tersebut dibangun di atas tujuh pilar, mulai dari penguatan infrastruktur dan fasilitas hingga hilirisasi dan pemasaran.
Tujuh pilar tersebut mencakup penguatan infrastruktur dan fasilitas, produksi berkelanjutan, sentra produksi pangan, teknologi dan digitalisasi, regenerasi petani, pembiayaan dan perlindungan, serta hilirisasi dan pemasaran.
Rika mengatakan penerapan teknologi akan menjadi salah satu bagian penting dalam transformasi pertanian Kepri. Pemerintah mendorong penggunaan Internet of Things (IoT), drone, serta pembangunan dashboard petani digital.
Teknologi tersebut diharapkan membantu meningkatkan efisiensi produksi sekaligus menyediakan informasi pertanian yang lebih akurat bagi pemerintah. Data digital dapat digunakan untuk mendukung perencanaan dan pengambilan kebijakan sektor pertanian.
Selain digitalisasi, transformasi juga mencakup pembangunan irigasi dan jalan usaha tani, mekanisasi pertanian, penggunaan benih unggul, pemanfaatan pupuk organik, serta penerapan pertanian cerdas iklim.
Pemerintah juga menargetkan regenerasi petani melalui keterlibatan petani milenial. Pelatihan dan pendampingan disiapkan untuk meningkatkan kapasitas generasi muda agar lebih tertarik dan mampu mengembangkan usaha pertanian dengan pendekatan modern.
Dari sisi pembiayaan, akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan asuransi pertanian akan diperluas. Pemerintah juga menyiapkan pembukaan akses pasar melalui perdagangan elektronik serta peluang ekspor.
Transformasi tersebut diarahkan agar pembangunan pertanian tidak berhenti pada peningkatan produksi. Hilirisasi dan pemasaran menjadi bagian dari strategi untuk meningkatkan nilai tambah komoditas yang dihasilkan petani.
Rika mengatakan pembangunan ketahanan pangan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, masyarakat, organisasi petani, dan media. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempercepat penerapan inovasi sekaligus memperluas manfaat pembangunan pertanian di Kepri.
Konsep Kepri Modern Agriculture 2030 menjadi salah satu arah transformasi sektor pertanian daerah untuk menghadapi tantangan produksi, regenerasi petani, teknologi, pembiayaan, dan pemasaran menuju 2030.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....