ITEBA-BTP dan Daejeon RUIC Perkuat Kolaborasi Akademik Indonesia-Korea
- 26 Agt 2026 09:50 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Semangat pertukaran pengetahuan dan kolaborasi lintas negara kembali hadir di Batam melalui penyelenggaraan Academic Exchange Program antara Institut Teknologi Batam (ITEBA), Batam Tourism Polytechnic (BTP), dan Daejeon Regional University Industry Collaboration (RUIC) Korea Selatan. Kegiatan ini menjadi agenda kedua setelah Daejeon RUIC sebelumnya berkunjung ke ITEBA pada Januari 2026.
Program tersebut resmi dibuka pada Selasa (18/8) di Aston Hotel & Regency Batam. Kegiatan dipimpin Prof. Kim Seok Chool, Employment & Entrepreneurship/Executive Director dari Pai Chai University. Delegasi Korea Selatan berjumlah 38 orang, terdiri atas 30 mahasiswa dan delapan staf atau dosen dari Mok Won University, Kon Yang University, Daejeon University, Pai Chai University, HiT University, Hannam University, dan Hanbat National University.
Dari Indonesia, kegiatan diikuti Wakil Rektor II ITEBA Dr. Eng. Ansarullah Lawi, M.Eng., bersama jajaran dosen dari berbagai program studi serta mahasiswa. Antusiasme peserta terlihat sepanjang rangkaian program yang dirancang untuk mempertemukan mahasiswa, akademisi, dan praktisi dari kedua negara dalam suasana pembelajaran yang interaktif.
Rangkaian kegiatan diawali seminar dengan menghadirkan sejumlah narasumber dari Indonesia dan Korea Selatan. Prof. Peter Lee dari Hannam University membawakan materi Trading Indonesia–Korea, sedangkan Prof. Kim Seok Chool menyampaikan paparan mengenai Tourism and Industry Trends. Sementara itu, Vivien Ellora, Business Analyst Tunas Industrial Park, memberikan wawasan mengenai Business Landscape in Batam.
Pada sesi berikutnya, peserta memperoleh materi mengenai peluang bisnis di sektor pariwisata dan perhotelan melalui topik Startup Opportunities in Tourism and Hospitality yang disampaikan Dr. I Wayan Thariqi Kawakibi Pristiwasa, MM.Par. Materi Technology Business disampaikan Arseto Hartantiyo Pinontoan, S.E., M.M., Sekjen APTIKNAS Kepri, sedangkan Mr. Sal Judieh dari OptiStream AI membahas pemanfaatan kecerdasan buatan atau AI dalam pengembangan bisnis dan teknologi.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan workshop yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengembangkan gagasan secara kolaboratif. Program ditutup dengan Business Idea Contest pada hari kedua, yang menjadi wadah bagi mahasiswa Indonesia dan Korea Selatan untuk menyusun sekaligus mempresentasikan ide bisnis. Aktivitas tersebut juga mendorong peserta untuk mengasah kemampuan komunikasi, kreativitas, kerja tim, dan pemecahan masalah.
Academic Exchange Program ini tidak hanya menjadi sarana pertukaran pengetahuan, tetapi juga memperkuat hubungan akademik dan peluang kolaborasi antara institusi pendidikan Indonesia dan Korea Selatan. Melalui interaksi langsung dengan akademisi serta praktisi, mahasiswa diharapkan memperoleh perspektif global, pengalaman lintas budaya, dan pemahaman yang lebih luas mengenai perkembangan industri. Kolaborasi berkelanjutan seperti ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kerja sama di bidang pendidikan, teknologi, pariwisata, kewirausahaan, dan pengembangan sumber daya manusia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....