Pramuka Perlu Adaptif Hadapi Perkembangan Teknologi dan Kecerdasan Buatan

  • 25 Agt 2026 09:04 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan mengubah banyak aspek kehidupan generasi muda. Kondisi tersebut membuat kemampuan beradaptasi dan keterampilan menjadi semakin penting, termasuk dalam pendidikan kepramukaan.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan, Gerakan Pramuka perlu mempersiapkan anggotanya agar mampu menghadapi perubahan tanpa kehilangan karakter dan nilai kebangsaan dalam Peringatan Hari Pramuka ke-65 Di Dataran Engku Puteri, Batam, Selasa, 18 Agustus 2026.

Generasi muda saat ini tidak hanya menghadapi perkembangan teknologi, tetapi juga perubahan iklim, dinamika geopolitik, persoalan ketahanan pangan dan energi serta perubahan dunia kerja.

“Generasi muda hari ini tumbuh di tengah perubahan dunia yang sangat cepat, perubahan iklim, perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan, artificial intelligence, dinamika geopolitik, ketahanan pangan dan energi, serta perubahan dunia kerja yang menghadirkan tantangan baru,” ujar Amsakar.

Menurutnya, perubahan tersebut perlu direspons melalui pendidikan yang mampu menggabungkan karakter dengan keterampilan. Generasi muda harus memiliki kemampuan menggunakan pengetahuan dan teknologi untuk menghadapi persoalan nyata.

Pendidikan Pramuka dinilai dapat menjadi salah satu sarana untuk membangun kemampuan tersebut karena proses pembelajarannya dapat dilakukan melalui kegiatan langsung.

Selain kemampuan teknologi, generasi muda juga perlu memiliki ketahanan terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang di lingkungan mereka. Penyalahgunaan narkotika, perundungan, kekerasan, hoaks dan perjudian daring menjadi sejumlah tantangan yang disebut perlu diwaspadai.

Amsakar menegaskan bahwa penguasaan teknologi harus tetap dibarengi dengan nilai dan etika. Menurutnya, perkembangan kemampuan digital tidak boleh membuat generasi muda kehilangan kepedulian sosial maupun semangat kebangsaan.

“Generasi yang berkarakter, terampil, mandiri, produktif, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta memiliki semangat pengabdian untuk bangsa dan negara,” katanya.

Ia berharap pendidikan kepramukaan mampu menghasilkan generasi yang tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi dan menyelesaikan persoalan di lingkungan sekitarnya.

Kemampuan beradaptasi, berpikir kreatif dan tetap memiliki integritas dinilai menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi perubahan dunia kerja dan kehidupan masyarakat ke depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....