Dosen ITEBA Dipercaya Perkuat Kepengurusan BKTI PII Kepri 2026–2029
- 23 Agt 2026 19:27 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, BATAM - Institut Teknologi Batam (ITEBA) kembali menunjukkan kiprahnya dalam pengembangan profesi keinsinyuran di Kepulauan Riau. Sejumlah dosen ITEBA dipercaya mengemban amanah dalam kepengurusan Badan Kejuruan Teknik Industri Persatuan Insinyur Indonesia (BKTI PII) Kepulauan Riau masa bakti 2026–2029. Pelantikan berlangsung di K Square Mall, Batam, Sabtu 22 Agustus 2026.
Dalam kepengurusan tersebut, sejumlah akademisi ITEBA menempati posisi strategis. Dr. Eng. Ansarullah Lawi, M. Eng dipercaya sebagai Wakil Ketua II dan Dr. Ir. M. Ansyar Bora, S.T., M.T., IPM sebagai Sekretaris. Sementara itu, Amirah Nova Khairiyah Pane, S.T., M.Sc menjadi Wakil Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi, serta Dinda Okta Dwiyanti Ridwan Gucci, S.T., M.T. dan Elsa Sri Erjuni Rumapea, S.T., M.T. sebagai anggota.
Pada Bidang Riset dan Hilirisasi, Ir. Aulia Agung Dermawan, S.T., M.T., IPM dipercaya sebagai ketua, didampingi Sadiq Ardo Wibowo, M.T. dan Siti Nur Maulidina, S.T., M.T. sebagai anggota. Adapun I Made Dwika Parama Yudha, S.T., M.T. dipercaya menjadi anggota Bidang Sertifikasi dan Pengembangan Profesi. Keterlibatan para dosen ITEBA diharapkan semakin memperkuat kontribusi akademisi dalam pengembangan profesi keinsinyuran di daerah.
Rangkaian kegiatan diawali seminar bertema “Specification Manager Saint-Gobain Indonesia & Specialty Construction Solution Saint-Gobain Indonesia” yang disampaikan Syarkani Noer dari Saint-Gobain Indonesia. Seminar tersebut memberikan wawasan mengenai perkembangan solusi konstruksi sekaligus kebutuhan industri, sehingga dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga teknik di Kepulauan Riau.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelantikan pengurus BKTI PII Kepri yang dipimpin Ketua PII Wilayah Kepri Dr. Ir. Mulia Pamadi, IPU., APEC Eng. Pelantikan ini menandai dimulainya masa bakti kepengurusan 2026–2029 sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara organisasi profesi, perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia industri.
Kolaborasi tersebut turut diperkuat melalui penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara BKTI PII Kepri dengan sejumlah perguruan tinggi, yakni ITEBA, Universitas Ibnu Sina (UIS), Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA), dan Universitas Putera Batam (UPB). Kerja sama ini diarahkan pada pengembangan kompetensi sumber daya manusia, riset, inovasi, serta penerapan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan industri dan masyarakat.
Ketua Bidang Riset dan Hilirisasi BKTI PII Kepri, Ir. Aulia Agung Dermawan, M.T., IPM, menilai kepengurusan baru menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem riset dan inovasi di Kepulauan Riau. Menurutnya, sinergi antara institusi riset dan organisasi profesi dapat mempercepat hilirisasi hasil penelitian menjadi produk maupun solusi teknologi yang aplikatif. Bagi ITEBA, keterlibatan sejumlah dosen dalam kepengurusan tersebut menjadi peluang untuk memperluas jejaring kolaborasi sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan industri dan pembangunan daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....