RRI.CO.ID, Batam – Hari Kadal Sedunia diperingati setiap 14 Agustus sebagai momentum untuk mengapresiasi berbagai jenis kadal yang memiliki peran penting dalam ekosistem di seluruh dunia. Mulai dari tokek berukuran kecil hingga komodo yang berukuran besar, kadal memiliki beragam keunikan dan kemampuan beradaptasi.
Seperti banyak hari peringatan unik lainnya, asal-usul Hari Kadal Sedunia belum diketahui secara pasti. Meski demikian, peringatan ini menjadi kesempatan untuk meningkatkan perhatian terhadap kadal dan reptil lainnya yang menghadapi ancaman kepunahan akibat kurangnya perhatian dan pemahaman.
Reptil merupakan hewan vertebrata yang bernapas dengan paru-paru dan tubuhnya ditutupi sisik, lempeng tulang, atau kombinasi keduanya. Kelompok ini mencakup ular, kadal, buaya, dan kura-kura. Reptil berganti kulit dan bergantung pada lingkungan untuk mengatur suhu tubuhnya. Karena itu, mereka membutuhkan sinar Matahari untuk menghangatkan tubuh atau tempat teduh untuk mendinginkannya.
Kadal juga memiliki kebiasaan tersebut. Itulah sebabnya kadal sering terlihat berjemur di taman atau di permukaan batu dan tembok yang terkena sinar Matahari.
Sementara itu, memelihara kadal membutuhkan perhatian khusus. Pemilik perlu memastikan suhu dan kondisi kandang sesuai dengan kebutuhan spesiesnya, termasuk menggunakan lampu atau alas pemanas tanpa membuat kandang terlalu panas.
Setiap jenis reptil memiliki kebutuhan yang berbeda, sehingga calon pemilik disarankan melakukan riset sebelum membeli atau mengadopsi kadal agar dapat memilih jenis yang sesuai serta menjamin kesehatan dan kesejahteraannya. Peringatan ini juga menjadi kesempatan untuk mengenal perawatan kadal sebagai hewan peliharaan serta mendukung upaya konservasinya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....