Wali Kota Batam Minta Kekerasan dan Perundungan terhadap Anak Segera Dihentikan
- 11 Agt 2026 11:20 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Pemerintah Kota Batam menekankan pentingnya perlindungan anak dari kekerasan dan perundungan sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi penerus daerah. Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Batam Amsakar Achmad dalam Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Kota Batam Tahun 2026 di Alun-Alun Engku Puteri, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Amsakar mengatakan, anak-anak tidak hanya membutuhkan dukungan dalam bidang pendidikan, tetapi juga lingkungan yang aman untuk tumbuh dan berkembang. Menurutnya, perlindungan terhadap anak harus menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah, keluarga maupun lingkungan sekolah.
Ia meminta masyarakat maupun pihak yang mengetahui adanya kekerasan terhadap anak untuk tidak membiarkan persoalan tersebut. Informasi mengenai kekerasan terhadap anak, kata dia, perlu segera disampaikan kepada pihak yang dapat menangani persoalan tersebut.
“Berhenti melakukan kekerasan terhadap anak. Bapak Ibu yang ada di sini, yang mengetahui ada kejadian-kejadian tertentu, pimpinan OPD yang ada di sini, ketua Tim Penggerak PKK dan jajaran yang ada di sini, kalau terdengar ada kekerasan terhadap anak, segera laporkan,” ujar Amsakar.
Perhatian serupa juga diarahkan kepada lingkungan sekolah. Amsakar meminta kepala sekolah dan pihak terkait tidak menganggap perundungan sebagai persoalan biasa yang dapat dibiarkan berlarut-larut.
Ia menilai penyelesaian persoalan anak membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Ketika muncul kasus perundungan di sekolah, penanganan perlu dilakukan secara cepat agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar bagi anak.
“Bapak Ibu para kepala sekolah, kalau terjadi bully, terjadi perundungan di sekolah masing-masing, cepat selesaikan persoalan itu,” katanya.
Amsakar menilai anak merupakan bagian penting dari masa depan Batam. Karena itu, pemerintah tidak hanya berkewajiban membangun fasilitas dan menjalankan program pendidikan, tetapi juga memastikan anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang mendukung perkembangan mereka.
Ia mengajak seluruh unsur masyarakat bergerak bersama dalam menangani persoalan yang dihadapi anak-anak di Batam. Menurutnya, upaya perlindungan tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah karena lingkungan keluarga dan sekolah juga memiliki peran besar.
Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Batam mengusung tema “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”. Tema tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan untuk memperkuat perhatian terhadap hak, keselamatan dan masa depan anak di tengah berbagai persoalan yang dihadapi generasi muda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....