Pendeta Perkuat Peran dalam Menjaga Kondusivitas Masyarakat Batam
- 11 Agt 2026 11:07 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Keberadaan pendeta di berbagai wilayah Kota Batam dinilai dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kebersamaan dan kondisi sosial masyarakat. Peran tersebut menjadi salah satu perhatian yang disampaikan Ketua Badan Kerja Sama Antar Gereja (BKAG) Kota Batam, Pendeta B. Fresly Sihombing, dalam kegiatan IPMB di Batam, Selasa, 4 Agustus 2026.
Fresly mengatakan pendeta tidak hanya menjalankan pelayanan keagamaan, tetapi juga memiliki peran dalam kehidupan masyarakat secara lebih luas. Menurutnya, keberadaan pendeta yang tersebar di berbagai kecamatan dapat menjadi penghubung dalam membangun komunikasi di tengah masyarakat.
Ia menyebut, IPMB memiliki tujuan meningkatkan persekutuan sekaligus menumbuhkan kesadaran mengenai pentingnya kebersamaan. Hal itu dinilai penting untuk menjaga kedamaian di tengah masyarakat Kota Batam yang memiliki keberagaman.
“Pendeta mempunyai peran yang sangat penting yaitu meningkatkan kerohanian di tengah masyarakat Kristen dan kehidupan masyarakat pada umumnya yang menjadi bagian dari instrumen pemerintah Kota Batam khususnya untuk membangun manusia seutuhnya,” ujar Fresly.
Menurut Fresly, komunikasi antara pendeta dan aparat keamanan juga mulai dibangun di sejumlah wilayah. Ia mengatakan sebagian pendeta telah memiliki kartu Kamtibmas dan komunikasi dengan kepolisian dilakukan melalui jaringan di tingkat polsek.
Jaringan tersebut, lanjutnya, memungkinkan pendeta di setiap kecamatan menerima dan menyampaikan informasi apabila terdapat persoalan penting yang membutuhkan perhatian. Dengan jaringan yang lebih terhubung, komunikasi di tingkat masyarakat diharapkan dapat berjalan lebih cepat.
“Pendeta di bawah naungan PGAD telah ikut serta dan jadi bagian Kamtibmas. Jadi pendeta ini Bu sebagian sudah ada kartu Kamtibmasnya dari Polda,” kata Fresly.
Ia menjelaskan, hubungan tersebut tidak hanya dibangun dengan kepolisian. Komunikasi dengan pemerintah kecamatan juga diharapkan dapat diperkuat agar pendeta yang berada di masing-masing wilayah dapat berkoordinasi ketika menghadapi persoalan sosial.
Fresly menilai keberadaan pendeta di tingkat kecamatan dapat menjadi salah satu kekuatan dalam menjaga kebersamaan masyarakat. Karena itu, ia berharap komunikasi lintas lembaga tersebut dapat terus dikembangkan.
Menurutnya, organisasi keagamaan memiliki ruang untuk berkontribusi dalam pembangunan manusia, khususnya melalui pendekatan sosial dan keagamaan. Peran tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kehidupan masyarakat yang harmonis di Kota Batam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....