Peningkatan IPLM 2026 Merupakan Tanggung Jawab Bersama

  • 31 Jul 2026 21:38 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - IPLM merupakan singkatan dari Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat, yaitu instrumen yang digunakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) untuk mengukur tingkat pembangunan literasi masyarakat di suatu daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Indeks ini menjadi salah satu acuan dalam mengevaluasi keberhasilan program pengembangan perpustakaan dan budaya baca.

Seiring adanya perubahan indikator penilaian IPLM Tahun 2026, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kepulauan Riau bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batam mempersiapkan berbagai pihak untuk menghadapi penilaian tersebut. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar Sosialisasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) Tahun 2026.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Moh. Bisri, S.K.M., M.Kes., mengatakan bahwa peran perpustakaan harus terus ditingkatkan, tidak hanya sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi juga menjadi pusat yang mendorong kreativitas, pengembangan keterampilan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Ketika masyarakat berkumpul di perpustakaan, mereka memperoleh pengetahuan, wawasan, dan kompetensi yang berkaitan dengan literasi. Kesadaran inilah yang perlu terus dibangun. Literasi merupakan hal yang sangat penting dan perlu menjadi perhatian seluruh pemerintah daerah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan serta evaluasi agar program literasi dapat berjalan lebih optimal," ujar Bisri.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Batam, H. Firmansyah, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa Pemerintah Kota Batam akan memberikan dukungan penuh terhadap peningkatan nilai IPLM Tahun 2026.

"Kota Batam saat ini terus berkembang, baik dari sisi pembangunan fisik maupun pengembangan sumber daya manusia. Hal tersebut sejalan dengan upaya memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat. Ini menunjukkan komitmen pemerintah yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas SDM. Karena itu, para pengelola perpustakaan menjadi garda terdepan dalam meningkatkan literasi masyarakat. Di era digital saat ini, tantangannya bukan lagi akses informasi, melainkan bagaimana mengarahkan masyarakat agar memanfaatkan informasi untuk hal-hal yang positif," kata Firmansyah.

Bagi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, peningkatan nilai IPLM menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur keberhasilan perluasan akses layanan perpustakaan, peningkatan budaya baca, serta penguatan ekosistem literasi masyarakat. Melalui kolaborasi antara pemerintah, perpustakaan, dan masyarakat, diharapkan nilai IPLM Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau terus meningkat, sehingga mampu menciptakan masyarakat yang lebih cerdas, produktif, dan berdaya saing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....