Tak Punya Modal Besar, Anak Muda Batam Memulai Bisnis dari Affiliate dan Reseller
- 31 Jul 2026 02:11 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Besarnya modal kerap menjadi alasan utama generasi muda menunda memulai usaha. Padahal, menurut Sekretaris Umum BPC HIPMI Kota Batam sekaligus CEO RAM Showroom Group, Asep Muhammad Yusuf Abdul Aziz, memulai bisnis tidak selalu membutuhkan investasi dalam jumlah besar.
Ia menilai perkembangan teknologi digital justru membuka banyak peluang bagi siapa saja yang ingin belajar menjadi pengusaha dengan risiko yang lebih kecil. Salah satunya melalui sistem affiliate maupun reseller yang saat ini semakin berkembang di berbagai platform digital.
Asep menyarankan agar calon pengusaha tidak langsung memproduksi barang sendiri. Sebaliknya, mereka dapat memanfaatkan produk yang sudah memiliki pasar untuk dipasarkan kembali sehingga bisa memperoleh pengalaman sekaligus memahami kebutuhan konsumen.
"Kalau memulai usaha bagi anak muda yang belum pernah memulai usaha sebelumnya, risikonya terlalu besar. Lebih bagus sekarang mulai dari affiliate atau reseller. Pilih sektor yang kamu suka, cari produknya, lalu mulai bangun market terlebih dahulu," katanya.
Menurutnya, menjadi reseller memberikan banyak keuntungan karena pelaku usaha tidak perlu memikirkan biaya produksi, pengemasan maupun pengembangan produk. Fokus utama justru membangun jaringan pelanggan yang nantinya menjadi modal penting ketika ingin memiliki merek sendiri.
Setelah pasar terbentuk, barulah pelaku usaha dapat mulai memproduksi produk dengan identitas mereknya sendiri. Strategi tersebut dinilai jauh lebih aman dibanding langsung mengeluarkan modal besar tanpa mengetahui kebutuhan pasar.
"Produk punya orang, bukan punya kita. Kita tidak perlu modal untuk develop product, packaging maupun tempat produksi. Cukup reseller dulu supaya dapat experience dan tahu market. Setelah market sudah ada, baru bikin brand sendiri," ujarnya.
Selain reseller, Asep juga melihat sektor industri kreatif memiliki peluang besar bagi generasi muda. Profesi seperti editor video, desainer grafis hingga kreator konten dapat dijadikan usaha karena tidak memerlukan modal produksi yang besar dan lebih mengandalkan keterampilan.
Ia menegaskan bahwa tantangan terbesar sebenarnya bukan pada modal awal, melainkan keberanian untuk memulai serta kemauan belajar. Dengan memanfaatkan teknologi dan peluang digital yang tersedia saat ini, generasi muda dinilai memiliki kesempatan yang jauh lebih besar untuk membangun usaha dibanding beberapa tahun lalu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....