DISPUSIP: TPBIS 2026 Perkuat Literasi dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam
- 23 Jul 2026 09:41 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar Sosialisasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) Tahun 2026 di Lantai 4 Kantor Wali Kota Batam, Rabu 22 Juli 2026. Kegiatan ini mengusung tema "Pentingnya Literasi dalam Mendorong Kesejahteraan Masyarakat" dan diikuti oleh para pengelola perpustakaan kelurahan serta Taman Baca Masyarakat se-Kota Batam
Sosialisasi tersebut bertujuan memperkuat pemahaman tentang konsep TPBIS, yaitu transformasi perpustakaan menjadi ruang belajar sepanjang hayat yang melibatkan masyarakat secara aktif. Melalui pendekatan ini, perpustakaan tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran, berbagi pengalaman, pengembangan keterampilan, serta akses informasi yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa TPBIS dibangun di atas tiga pilar utama, yakni penyediaan layanan informasi melalui koleksi buku, internet, dan pelatihan teknologi informasi; pelibatan masyarakat melalui pelatihan keterampilan, penyuluhan, serta pendampingan usaha mikro; dan penguatan advokasi, kemitraan, serta publikasi bersama pemerintah, dunia usaha, komunitas, perguruan tinggi, dan media massa.
Program ini juga telah mulai diterapkan di sejumlah wilayah di Kota Batam, seperti Kelurahan Sembulang, Sungai Panas, dan Tiban Indah. Untuk mendukung keberhasilan implementasi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menyediakan penguatan sumber daya manusia melalui bimbingan teknis, pembelajaran sebaya tingkat provinsi dan nasional, serta pembinaan berkelanjutan. Selain itu, perpustakaan didukung dengan berbagai sarana seperti koleksi buku, komputer, printer, Smart TV, hingga akses internet.
Keberhasilan TPBIS juga sangat bergantung pada dukungan pemerintah di tingkat kelurahan. Dalam sosialisasi tersebut ditegaskan bahwa lurah memiliki peran penting sebagai pembina yang memberikan dukungan kebijakan, fasilitator penyedia sarana dan prasarana, serta akselerator yang membangun jejaring kemitraan agar program perpustakaan dapat berjalan secara berkelanjutan. Perencanaan dan penganggaran program literasi di tingkat kelurahan juga menjadi salah satu strategi utama yang didorong dalam kegiatan ini.
Selain meningkatkan minat baca, perpustakaan berbasis inklusi sosial diharapkan mampu menjadi wadah kolaborasi masyarakat melalui berbagai kegiatan produktif, seperti pelatihan keterampilan, pemberdayaan pelaku UMKM, edukasi digital, hingga pengembangan kreativitas generasi muda. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat budaya literasi di Kota Batam.
Melalui Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Tahun 2026, Pemerintah Kota Batam menegaskan komitmennya menjadikan perpustakaan sebagai pusat pemberdayaan masyarakat yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan kolaborasi pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, dan media, gerakan literasi diharapkan semakin berkembang sehingga mampu melahirkan masyarakat yang cerdas, kreatif, produktif, dan berdaya saing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....