Kemenpar Dorong Pelestarian Budaya untuk Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan

  • 14 Jul 2026 10:38 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Pelestarian budaya dinilai menjadi bagian penting dalam mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan. Pesan tersebut disampaikan Plt Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan sekaligus Asisten Deputi Event Internasional Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Hafiz Agung Rifai, saat pembukaan Kenduri Seni Melayu Kota Batam yang berlangsung Jumat, 3 Juli 2026, di Dataran Engku Puteri.

Menurut Hafiz, pembangunan sektor pariwisata saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada jumlah kunjungan wisatawan. Pengembangan destinasi juga harus mampu menjaga kelestarian budaya lokal agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.

Ia mengatakan konsep tersebut sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Pariwisata yang mendorong penyelenggaraan event berbasis budaya sebagai bagian dari pembangunan pariwisata regeneratif.

"Sejalan dengan kebijakan event by Indonesia dan pariwisata regeneratif, kita tidak hanya menjaga tradisi tetapi juga menghidupkan nilai-nilai lokal demi kesejahteraan masyarakat dan generasi mendatang," ujar Hafiz Agung Rifai.

Menurutnya, budaya merupakan aset yang memiliki nilai ekonomi sekaligus sosial apabila dikelola secara berkelanjutan. Karena itu, pelestarian budaya harus terus berjalan seiring dengan pengembangan sektor pariwisata.

Ia menilai Kenduri Seni Melayu menjadi salah satu contoh bagaimana warisan budaya dapat dikembangkan menjadi atraksi wisata yang tetap menjaga nilai-nilai tradisi masyarakat setempat.

Selain memperkenalkan budaya Melayu kepada wisatawan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga identitas daerah.

"Budaya Melayu terus kita tanam, pariwisata maju, masyarakat sejahtera berkelanjutan," kata Hafiz Agung Rifai.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, pelaku seni, komunitas budaya, dan masyarakat terus diperkuat sehingga Kenduri Seni Melayu mampu memberikan dampak yang lebih besar terhadap pelestarian budaya sekaligus pertumbuhan sektor pariwisata di Batam.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....