BP3MI Kepri dan UMRAH Perkuat Literasi Finansial Calon Pekerja Migran Indonesia

  • 08 Jul 2026 16:51 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Focus Group Discussion (FGD) bertema "Penguatan Literasi Matematika Finansial untuk Mewujudkan Kemandirian Finansial Calon Pekerja Migran Indonesia" di Kantor P4MI Batam, Rabu, 8 Juli 2026. Kegiatan tersebut diikuti calon pekerja migran Indonesia (CPMI) yang akan berangkat bekerja ke luar negeri serta dihadiri civitas akademika UMRAH, BP3MI Kepulauan Riau, dan Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam.

Kepala BP3MI Kepulauan Riau, Kombes Pol Imam Riyadi, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi calon pekerja migran Indonesia.

Menurut Imam, kesempatan bekerja di luar negeri harus dimanfaatkan melalui jalur yang legal dan prosedural agar setiap pekerja memperoleh perlindungan dari negara selama bekerja di negara tujuan.

"Kita sangat mendorong agar masyarakat yang bekerja ke luar negeri melakukannya secara legal dan prosedural. Tujuannya agar perlindungan negara benar-benar dapat dirasakan oleh setiap warga negara," kata Imam Riyadi.

Ia menambahkan, selain memahami prosedur keberangkatan, calon pekerja migran juga perlu memiliki kemampuan mengelola keuangan dengan baik. Menurutnya, pendapatan yang diperoleh selama bekerja di luar negeri harus dapat dimanfaatkan sebagai modal untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga maupun membuka usaha setelah kembali ke Indonesia.

"Jangan sampai sudah bekerja dengan penghasilan yang baik, tetapi ketika pulang tidak memiliki tabungan ataupun perencanaan masa depan. Harapannya para pekerja migran bisa pulang membawa perubahan ekonomi bagi keluarganya, bahkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan," ujarnya.

Sementara itu, Perwakilan Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam, Yusbawati, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan instansi terkait dalam meningkatkan kualitas calon pekerja migran Indonesia.

"Kami menyambut baik pengembangan modul literasi matematika finansial yang dilakukan Universitas Maritim Raja Ali Haji. Kami berharap modul ini dapat menjadi media pembelajaran yang praktis dan sesuai dengan kebutuhan calon pekerja migran Indonesia," ujar Yusbawati.

Ia berharap materi yang diberikan tidak hanya meningkatkan pemahaman peserta mengenai pengelolaan keuangan, tetapi juga membentuk kebiasaan finansial yang sehat sehingga hasil kerja selama di luar negeri dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi keluarga dan kehidupan setelah kembali ke Indonesia.

Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh pembekalan mengenai pentingnya literasi matematika finansial sebagai bekal dalam menyusun perencanaan keuangan, mengelola pendapatan, hingga mempersiapkan masa depan setelah menyelesaikan masa kerja di luar negeri. Diharapkan pembekalan tersebut dapat membantu mewujudkan pekerja migran Indonesia yang mandiri secara finansial sekaligus mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi keluarga maupun daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....