Kepri Tambah Konversi SMA Menjadi SMK, Batam Fokus Pengembangan Pendidikan Vokasi

  • 08 Jul 2026 06:22 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan menambah konversi sejumlah sekolah menengah atas (SMA) menjadi sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk memenuhi kebutuhan pendidikan vokasi yang terus meningkat. Kota Batam menjadi daerah yang paling banyak mendapat tambahan sekolah hasil konversi tersebut.

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengatakan pemerintah daerah berencana mengubah sekitar tiga hingga empat SMA menjadi SMK. Kebijakan itu diambil karena daya tampung pendidikan kejuruan dinilai belum mampu mengimbangi tingginya minat masyarakat, terutama di Batam.

"Mungkin ada tiga sampai empat sekolah yang kita tambah. Di Batam rata-rata. Awalnya SMA, kita ubah menjadi SMK," kata Ansar kepada wartawan, Selasa 7 Juli 2026.

Menurut Ansar, konversi sekolah bukan sekadar mengubah status kelembagaan, tetapi juga harus diikuti dengan peningkatan kualitas sarana pembelajaran. Berbeda dengan SMA, SMK menitikberatkan pada pendidikan berbasis kompetensi sehingga membutuhkan peralatan praktik yang sesuai dengan program keahlian masing-masing.

"Hanya untuk kebutuhan SMK ini yang memang membuat kita kewalahan. Sekolah kejuruan itu bicara kompetensi, maka alat-alat pendukungnya mesti lengkap," ujarnya.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, Pemerintah Provinsi Kepri mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar pada 2026 guna melengkapi peralatan praktik di SMK. Anggaran itu difokuskan untuk meningkatkan kesiapan sekolah-sekolah vokasi dalam mencetak lulusan yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja.

Ansar mengatakan kebutuhan penguatan fasilitas SMK juga telah disampaikannya kepada Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah saat berkunjung ke Kepulauan Riau. Menurutnya, pemerintah pusat memberikan respons positif terhadap rencana pengembangan pendidikan vokasi di daerah.

Ia menambahkan akan segera bertemu Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah untuk meminta dukungan pemerintah pusat, khususnya dalam melengkapi fasilitas sekolah-sekolah yang dikonversi menjadi SMK.

"Nanti saya akan langsung menghadap Menteri Pendidikan supaya sekolah-sekolah yang kita konversi menjadi SMK mendapat fokus perhatian pemerintah pusat untuk melengkapi kebutuhan-kebutuhan itu," kata Ansar.

Kebijakan konversi SMA menjadi SMK merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memperluas akses pendidikan vokasi sekaligus menyesuaikan kebutuhan tenaga kerja terampil yang terus meningkat, terutama di Batam sebagai kawasan industri dan investasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....