Kemenpar Nilai Kenduri Seni Melayu Perkuat Daya Tarik Wisata Batam

  • 08 Jul 2026 09:44 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Pengembangan pariwisata tidak hanya bergantung pada keindahan alam, tetapi juga membutuhkan kekuatan budaya sebagai daya tarik utama. Hal tersebut disampaikan Plt Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan sekaligus Asisten Deputi Event Internasional Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Hafiz Agung Rifai, pada pembukaan Kenduri Seni Melayu Kota Batam yang digelar Jumat, 3 Juli 2026, di Dataran Engku Puteri.

Menurut Hafiz, Batam memiliki posisi strategis sebagai gerbang utama pariwisata Indonesia karena berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia. Kondisi tersebut menjadi peluang besar untuk menghadirkan atraksi budaya yang mampu menarik wisatawan datang sekaligus memperpanjang lama tinggal mereka.

Ia mengatakan budaya Melayu merupakan identitas yang dapat menjadi pembeda Batam dibandingkan daerah tujuan wisata lainnya. Oleh karena itu, pengembangan event budaya perlu terus diperkuat sebagai bagian dari strategi pembangunan sektor pariwisata.

"Batam sebagai gerbang utama pariwisata Indonesia memiliki posisi strategis yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, didukung kekayaan budaya Melayu sebagai akar identitas daerah," ujar Hafiz Agung Rifai.

Menurutnya, Kenduri Seni Melayu bukan sekadar ruang pertunjukan kesenian, melainkan sarana untuk memperkenalkan jati diri masyarakat Melayu kepada wisatawan yang datang ke Batam.

Ia menambahkan, kehadiran event budaya juga memberikan manfaat ekonomi karena mampu mendorong wisatawan tinggal lebih lama dan mengunjungi berbagai destinasi maupun pusat perbelanjaan di Batam.

"Kenduri Seni Melayu bukan sekadar ekspresi seni, melainkan juga panggung memperkenalkan jati diri Melayu kepada dunia sekaligus mendorong peningkatan lama tinggal wisatawan dan perluasan wisata belanja," katanya.

Hafiz berharap penyelenggaraan Kenduri Seni Melayu terus dikembangkan dengan menghadirkan berbagai inovasi sehingga mampu memberikan pengalaman budaya yang lebih berkesan bagi wisatawan.

Ia menilai sinergi antara sektor budaya dan pariwisata menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan daya saing Batam sebagai destinasi wisata di kawasan regional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....