Alumni Undip di Kepri Beri Dukungan kepada Guru Nan Terseret Dugaan Ijazah Palsu

  • 30 Jun 2026 17:02 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (IKA Undip) Kepulauan Riau mendatangi Sekolah Djuwita Batam untuk memberikan dukungan moral kepada kepala sekolah, Lidiawati Siadari, yang namanya menjadi sorotan dalam polemik dugaan terkait keabsahan ijazah.

Kunjungan yang berlangsung pada Senin, 29 Juni 2026 itu, menurut pengurus IKA Undip Kepri, merupakan bentuk solidaritas sesama alumni di tengah bergulirnya persoalan hukum yang melibatkan Lidiawati.

Penasihat DPD IKA Undip Kepulauan Riau, Saifudin, mengatakan organisasi alumni siap membantu apabila diperlukan dalam proses pembuktian yang sedang berlangsung.

"Jika membutuhkan sesuatu guna membuktikan semua tuduhan terkait ijazah kepada Lidya dari beberapa pihak, maka kami siap membantu semaksimal mungkin. Apabila kuasa hukum membutuhkan bantuan, kami juga siap memberikan dukungan," kata Saifudin.

Ketua Harian DPD IKA Undip Kepulauan Riau, Supriyanto, mengatakan jaringan alumni Universitas Diponegoro di berbagai daerah juga siap memberikan dukungan sesuai kebutuhan, termasuk menghadirkan rekan seangkatan apabila diperlukan dalam proses hukum.

Sementara itu, kuasa hukum Lidiawati, Leo Halawa, mengatakan pihaknya masih berfokus mengawal proses hukum yang menurutnya telah memasuki tahap penyidikan terkait perkara dugaan pengancaman dan intimidasi.

"Permasalahan utama sudah memasuki proses penyidikan dan telah ada penetapan tersangka. Kami percaya pihak kepolisian akan mengungkap perkara ini secara terang," ujar Leo.

Lidiawati menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan para alumni Universitas Diponegoro. Ia berharap proses hukum yang sedang berjalan dapat memberikan kejelasan terhadap persoalan yang dihadapinya.

Hingga berita ini disusun, belum diperoleh tanggapan dari pihak yang sebelumnya mempertanyakan keabsahan ijazah Lidiawati maupun keterangan terbaru dari kepolisian mengenai perkembangan penanganan perkara tersebut.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....