Trans Batam Mulai Layani Bandara Hang Nadim, Pemko Uji Coba Koridor Baru

  • 30 Jun 2026 16:27 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Pemerintah Kota Batam mulai menguji coba layanan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Batam Koridor 7 yang menghubungkan kawasan Nongsa, Bandara Internasional Hang Nadim, dan Batam Center. Koridor baru ini diharapkan mempermudah akses masyarakat menuju bandara sekaligus memperkuat keterhubungan antarmoda transportasi umum di kota tersebut.

Uji coba lintasan dilakukan di Bandara Hang Nadim, Senin, 29 Juni 2026 sebagai bagian dari upaya memperluas jaringan layanan Trans Batam. Dengan beroperasinya Koridor 7, penumpang kini dapat melanjutkan perjalanan dari sejumlah kawasan di Batam menuju bandara menggunakan angkutan umum.

Asisten II Pemerintah Kota Batam, Yusfa Hendri, mengatakan koridor baru tersebut menjadi langkah awal mewujudkan sistem transportasi publik yang menghubungkan pelabuhan, angkutan darat, hingga bandara.

"Hari ini menjadi momen penting karena Pemerintah Kota Batam terus berupaya menghadirkan transportasi umum yang aman, nyaman, dan terjangkau. Dengan masuknya Trans Batam ke Bandara Hang Nadim, interkoneksi antarmoda yang selama ini kita rencanakan mulai terwujud," kata Yusfa.

Menurutnya, masyarakat yang tiba melalui Pelabuhan Sekupang kini dapat melanjutkan perjalanan menggunakan Trans Batam menuju Batam Center, Nagoya, maupun Jodoh. Dari Batam Center, penumpang dapat berpindah ke Koridor 7 untuk menuju Bandara Hang Nadim maupun kawasan Nongsa.

Pemerintah Kota Batam menyebut integrasi tersebut memperkuat jaringan transportasi publik di kota itu. Batam juga diklaim menjadi kota ketiga di Indonesia yang memiliki layanan BRT terhubung langsung dengan bandara, setelah Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang dan Bandara Jenderal Ahmad Yani di Semarang.

Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB), Annang Setia Budhi, menyambut baik pengoperasian koridor baru tersebut. Menurutnya, selama ini akses menuju Bandara Hang Nadim masih didominasi kendaraan pribadi, taksi konvensional, dan taksi daring.

"Kehadiran Trans Batam diharapkan mampu meningkatkan penggunaan angkutan umum sekaligus memudahkan mobilitas masyarakat menuju maupun dari bandara," ujarnya.

Selama masa uji coba, tarif Koridor 7 ditetapkan sebesar Rp5.000 untuk penumpang umum dan Rp2.500 bagi pelajar serta anak-anak. Pemerintah Kota Batam berharap layanan baru ini dapat menjadi alternatif transportasi yang lebih terjangkau sekaligus mendorong masyarakat beralih ke angkutan umum.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....