Pengulangan Aktivitas Dinilai Efektif Membantu Anak Berkebutuhan Khusus Belaja
- 30 Jun 2026 13:11 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Proses belajar anak berkebutuhan khusus membutuhkan pengulangan secara konsisten agar informasi dapat tersimpan dengan baik dalam otak. Karena itu, orang tua didorong memahami tahapan mengajarkan keterampilan sehari-hari kepada anak.
Pesan tersebut disampaikan Direktur Klinis Penawar Special Learning Centre (PSLC), Dr. Ruwinah Abdul Karim, dalam Indonesia Autism Summit (INAS) 2026 di Batam, Jumat, 12 Juni 2026.
Menurutnya, aktivitas sederhana seperti mandi, memakai pakaian, hingga makan sebenarnya terdiri atas banyak langkah kecil yang harus dipahami anak secara bertahap.
"Jangan hanya bilang 'pergi mandi'. Orang tua harus menjelaskan satu per satu tahapannya karena informasi yang terlalu panjang sulit diproses oleh anak berkebutuhan khusus," katanya.
Ia menjelaskan setiap aktivitas sebaiknya dipecah menjadi beberapa langkah sederhana. Misalnya saat mengajarkan mandi, anak terlebih dahulu diajak mengambil handuk, masuk ke kamar mandi, melepas pakaian, menyiram tubuh, menggunakan sabun, hingga mengeringkan badan.
Selain aktivitas harian, pengulangan juga diperlukan dalam pembelajaran bahasa. Ruwinah mengatakan anak dengan keterlambatan bicara membutuhkan pengulangan kata berkali-kali sebelum mampu memahami dan menggunakannya.
"Ketika mengajarkan satu kata kepada anak yang mengalami speech delay, kata tersebut harus diulang berkali-kali. Kalau belum bisa hari ini, mungkin minggu depan atau bulan depan baru mereka mengingatnya," ujarnya.
Ia mengingatkan orang tua agar menggunakan kalimat singkat ketika berkomunikasi dengan anak. Instruksi yang terlalu panjang justru membuat anak kesulitan memahami maksud yang disampaikan.
Dengan latihan yang konsisten dan bertahap di rumah, kemampuan anak dalam menjalankan aktivitas sehari-hari maupun berkomunikasi diharapkan berkembang lebih baik seiring waktu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....