Lingkungan Inklusif Dinilai Menjadi Kunci Masa Depan Anak Autisme

  • 28 Jun 2026 09:29 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Mewujudkan lingkungan yang inklusif dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung perkembangan anak autisme. Pesan tersebut mengemuka dalam Indonesia Autism Summit (INAS) 2026 yang berlangsung di Hotel Harmoni One Batam, Kamis , 11 Juni 2026.

Ketua Panitia Indonesia Autism Summit 2026, Dr. Ruwinah Abdul Karim, mengatakan tantangan yang dihadapi anak autisme tidak berhenti pada proses terapi. Menurutnya, anak juga membutuhkan lingkungan yang menerima mereka di rumah, sekolah, hingga masyarakat.

"Apabila orang tua mendapat panduan, apabila guru diberikan latihan, dan apabila sekolah membuka ruang, apabila masyarakat memilih memahami sebelum menilai, dan apabila pemimpin membina akses yang lebih luas, itulah kesadaran yang bergerak."

Menurut Ruwinah, dukungan terhadap anak autisme harus dibangun secara bersama-sama melalui kolaborasi keluarga, tenaga profesional, lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat. Tanpa lingkungan yang inklusif, perkembangan anak akan sulit berjalan secara optimal.

Senada dengan itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Batam, Kurniadi, menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak seluruh warga negara, termasuk penyandang autisme. Ia menilai tantangan terbesar justru berasal dari lingkungan belajar yang belum sepenuhnya siap memberikan dukungan.

"Tantangan utama bukan pada kemampuan akademis mahasiswa autistik tapi pada akses adaptasi lingkungan, interaksi sosial dan dukungan yang tersedia. Perguruan tinggi perlu bertransformasi menjadi lingkungan yang inklusif dan ramah neurodiversitas."

Kurniadi menjelaskan, pemerintah telah memberikan kesempatan yang sama bagi anak berkebutuhan khusus untuk bersekolah di sekolah umum melalui sistem penerimaan murid baru. Karena itu, sekolah dan tenaga pendidik perlu terus meningkatkan kapasitas dalam memberikan layanan yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Ia menambahkan, sistem dukungan yang baik akan membantu penyandang autisme mengembangkan potensi akademik maupun sosial. Melalui Indonesia Autism Summit 2026, berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat kolaborasi agar lingkungan pendidikan dan masyarakat semakin inklusif bagi anak autisme.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....