Ratusan Relawan Bersihkan Pesisir Tanjung Uma, Hampir Satu Ton Sampah Terkumpul
- 08 Jun 2026 05:48 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Sebanyak 217 relawan dari berbagai kalangan mengikuti aksi bersih pantai dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan Hari Laut Sedunia 2026 di Pantai Tanjung, Tanjung Uma, Batam, Sabtu 6 Juni. Kegiatan ini berhasil mengumpulkan sekitar 917 kilogram sampah anorganik yang didominasi limbah plastik dan sampah laut lainnya yang berpotensi mencemari ekosistem pesisir.
Kegiatan yang didukung oleh Rexvin Group sebagai sponsor utama bersama BatamOn Global Group melalui Program Tanjung Uma Empowerment tersebut melibatkan unsur masyarakat, komunitas, pelajar, serta perwakilan dunia usaha. Aksi ini menjadi salah satu upaya kolaboratif untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus menjaga kelestarian kawasan pesisir Batam.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan penampilan seni silat tradisional khas Tanjung Uma. Penampilan tersebut menjadi simbol perpaduan antara pelestarian budaya lokal dan kepedulian terhadap lingkungan. Setelah seremoni pembukaan, para relawan langsung bergerak menyisir kawasan Pantai Tanjung untuk mengumpulkan sampah yang tersebar di sepanjang garis pantai.
Selama sekitar satu setengah jam, para peserta berhasil mengumpulkan berbagai jenis sampah anorganik, terutama plastik sekali pakai, kemasan makanan dan minuman, serta sampah laut yang terbawa arus. Keberadaan sampah tersebut dinilai dapat mengancam habitat biota laut, menurunkan kualitas lingkungan pesisir, dan mengganggu aktivitas masyarakat yang bergantung pada kawasan pantai.
Selain aksi bersih pantai, kegiatan juga diisi dengan workshop kreatif pengolahan sampah sachet plastik menjadi gantungan kunci. Melalui kegiatan ini, peserta diperkenalkan pada konsep pengelolaan sampah berbasis prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R). Edukasi tersebut bertujuan mendorong masyarakat untuk melihat sampah tidak hanya sebagai limbah, tetapi juga sebagai bahan yang dapat diolah menjadi produk bernilai guna dan bernilai ekonomi.
Pada waktu yang sama, edukasi lingkungan turut dilaksanakan di SDN 011 Lubuk Baja. Melalui metode mendongeng yang interaktif, para siswa diajak memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian laut dan bumi sejak usia dini. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran lingkungan secara berkelanjutan melalui jalur pendidikan.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan Hari Laut Sedunia di Tanjung Uma ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, komunitas, dunia usaha, dan institusi pendidikan dalam menjawab berbagai tantangan lingkungan. Semangat gotong royong yang ditunjukkan para relawan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk berperan aktif menjaga kebersihan pesisir dan kelestarian laut, sekaligus mendukung terwujudnya Batam yang lebih bersih, hijau, dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....