Negara di Eropa Tetap Menerapkan Sistem Berkendara di Sebelah Kiri
- 31 Mei 2026 16:20 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Sistem berkendara di sebelah kiri masih diterapkan di sejumlah negara, termasuk beberapa wilayah di Eropa seperti Inggris. Kebiasaan ini sering menimbulkan pertanyaan karena mayoritas negara lain di dunia menggunakan jalur kanan. Perbedaan ini merupakan hasil sejarah panjang sistem lalu lintas masing-masing negara.
Sejarah mencatat bahwa kebiasaan berkendara di kiri sudah ada sejak era sebelum kendaraan bermotor ditemukan. Pada masa itu, orang lebih sering menggunakan kuda dan berjalan di sisi kiri jalan untuk alasan keamanan. Hal ini bertujuan agar tangan kanan yang dominan tetap siap menghadapi potensi ancaman.
Ketika kendaraan mulai berkembang, kebiasaan tersebut tetap dipertahankan di beberapa negara. Inggris menjadi salah satu negara yang secara konsisten mempertahankan sistem berkendara di sebelah kiri. Sistem ini kemudian memengaruhi sejumlah negara bekas jajahan Inggris.
Akibat pengaruh kolonial tersebut, beberapa negara di Asia, Afrika, dan Oseania juga menggunakan sistem berkendara di kiri. Contohnya termasuk India, Australia, dan Jepang yang masih mempertahankan aturan tersebut hingga saat ini. Hal ini menunjukkan pengaruh sejarah terhadap regulasi lalu lintas modern.
Sementara itu, sebagian besar negara di Eropa daratan memilih sistem berkendara di sebelah kanan. Perubahan ini banyak dipengaruhi oleh perkembangan sistem transportasi dan standar regional yang lebih seragam. Tujuannya adalah untuk memudahkan perdagangan dan mobilitas antarnegara.
Perbedaan sisi berkendara ini sering menjadi tantangan bagi wisatawan yang bepergian antarnegara. Adaptasi diperlukan karena posisi setir kendaraan dan arah lalu lintas bisa berbeda secara signifikan. Pemerintah biasanya memberikan edukasi keselamatan bagi pengemudi asing.
Para ahli transportasi menilai bahwa tidak ada sistem yang lebih baik secara mutlak antara kiri dan kanan. Keduanya hanya merupakan hasil sejarah dan kesepakatan masing-masing negara. Yang terpenting adalah konsistensi aturan dalam satu wilayah hukum.
Hingga saat ini, sistem berkendara di kiri tetap dipertahankan di sejumlah negara meskipun dunia semakin terhubung. Perbedaan ini menjadi bagian dari keragaman sistem transportasi global yang masih bertahan.
Diolah dari berbagai sumber.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....