Batam Perkuat Pencegahan Perdagangan Orang Lewat Pusat Informasi Migran
- 31 Mei 2026 22:01 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan perlindungan pekerja migran kembali diperkuat di Kota Batam melalui peluncuran pusat pelatihan kerja dan informasi migran yang dikelola Caritas Indonesia.
Program tersebut diperkenalkan bersamaan dengan peresmian Gedung Sentrum Caritas dan lokakarya peran Balai Latihan Kerja dan Pusat Informasi Migran (BLK-PIM) di Shelter St. Theresia Batam, Sei Harapan, Kecamatan Sekupang, Jumat, 30 Mei 2026.
Kegiatan itu mempertemukan unsur pemerintah daerah, kepolisian, organisasi kemanusiaan, dan tokoh agama dalam upaya membangun sistem perlindungan yang lebih kuat bagi calon pekerja migran Indonesia.
Pelaksana Harian Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mengatakan Batam sebagai daerah perbatasan dan pintu gerbang internasional menghadapi tantangan besar terkait pekerja migran nonprosedural, perdagangan orang, serta kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Karena itu, menurut dia, diperlukan kerja sama yang lebih erat antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan organisasi sosial untuk mencegah munculnya korban baru.
“Melalui lokakarya ini, saya berharap sinergi dan koordinasi antarlembaga semakin kuat sehingga upaya memutus mata rantai TPPO dan menekan angka kekerasan di Kota Batam dapat dilakukan bersama-sama,” katanya.
Li menilai keberadaan pusat pelatihan kerja dan informasi migran menjadi langkah strategis untuk memberikan edukasi, pendampingan, dan perlindungan kepada masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri.
Batam selama ini menjadi salah satu wilayah transit pekerja migran karena letaknya yang berdekatan dengan sejumlah negara tetangga. Kondisi tersebut membuat wilayah ini rentan dimanfaatkan oleh jaringan perdagangan orang dan pengiriman pekerja migran secara nonprosedural.
Melalui keberadaan BLK-PIM, masyarakat diharapkan memperoleh akses informasi yang lebih baik mengenai prosedur kerja ke luar negeri yang legal, aman, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....