Bank Indonesia Dorong Digitalisasi Transportasi Publik di Batam

  • 29 Mei 2026 22:25 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau terus mendorong percepatan digitalisasi sistem pembayaran di sektor transportasi publik. Upaya tersebut ditandai dengan penerapan QRIS Tap pada layanan Trans Batam tahun 2026.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau Rony Widijarto mengatakan penggunaan QRIS Tap menjadi langkah baru dalam pengembangan transaksi non tunai yang lebih praktis dan cepat bagi masyarakat.

Menurutnya, layanan pembayaran digital sebelumnya sudah diterapkan melalui sistem pindai kode QR. Namun kini masyarakat dapat melakukan pembayaran cukup dengan menempelkan ponsel berfitur NFC pada alat pembayaran yang tersedia di dalam bus.

“QRIS tap ini adalah QRIS yang terbaru cara penggunaan QRIS yang terbaru melengkapi penggunaan QRIS di Trans Batam sebelumnya yang Bapak Ibu sudah kenal dengan cara dipindai atau di-scan,” ujar Rony.

Ia menjelaskan digitalisasi pembayaran bukan hanya soal kemajuan teknologi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem ekonomi digital di daerah. Penggunaan transaksi non tunai dinilai mampu mempercepat perputaran ekonomi.

Bank Indonesia mencatat penggunaan QRIS di Kepulauan Riau terus mengalami peningkatan. Sepanjang tahun 2025 transaksi QRIS di wilayah Kepri mencapai hampir 100 juta transaksi dengan nilai sekitar Rp11,5 triliun.

Menurut Rony, sebagian besar pengguna QRIS berasal dari sektor usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM. Karena itu, digitalisasi pembayaran diharapkan dapat memperluas akses keuangan masyarakat.

Bank Indonesia bersama Pemerintah Kota Batam juga berkomitmen memperluas penggunaan QRIS di berbagai sektor lainnya. Selain transportasi publik, layanan pembayaran digital juga didorong di sektor perdagangan, pariwisata, hingga pembayaran pajak dan retribusi daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....