OJK Dorong Daerah Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Nasional

  • 25 Mei 2026 23:11 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Otoritas Jasa Keuangan mendorong sektor jasa keuangan mengambil peran lebih besar dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah melalui pembiayaan yang lebih inklusif dan produktif, terutama pada sektor unggulan berbasis potensi lokal.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan penguatan ekonomi nasional harus dimulai dari daerah di tengah tantangan ekonomi global yang terus berkembang.

“Berbagai tantangan dinamika global saat ini tidak boleh menurunkan optimisme Indonesia. Justru inilah saat untuk kita membuktikan bahwa kekuatan Indonesia salah satunya adalah dari kekuatan ekonomi di daerahnya,” kata Friderica dalam Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah 2026 di Jakarta, Senin, 25 Mi 2026.

Menurut Friderica, sejak 2024 OJK mengembangkan Program Pengembangan Ekonomi Daerah atau PED yang fokus membangun ekosistem ekonomi berbasis potensi lokal melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, dan industri jasa keuangan.

Hingga kini, program tersebut telah diterapkan di 40 kabupaten dan kota dengan fokus pada sektor pertanian dan ekonomi kreatif.

Di Sumatera Selatan, program PED difokuskan pada pengembangan ekosistem kopi dari hulu hingga hilir. OJK mencatat produksi kopi Indonesia pada 2025 mencapai 832,7 ribu ton dan berpotensi meningkat menjadi 1,2 juta ton per tahun.

Sementara di Jawa Timur, OJK mengembangkan ekosistem susu sapi perah untuk memperkuat rantai nilai pangan nasional melalui peningkatan produktivitas dan akses pembiayaan.

Di Jawa Tengah, program diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan melalui pengembangan komoditas padi, jagung, dan rajungan. Sedangkan di Jakarta, fokus pengembangan diarahkan pada sektor ekonomi kreatif termasuk industri film dan konten kreatif.

OJK menilai keberhasilan program tersebut menunjukkan bahwa pengembangan ekonomi daerah dapat menjadi sumber pertumbuhan baru nasional jika didukung sinergi lintas sektor dan akses pembiayaan yang memadai.

Ke depan, Otoritas Jasa Keuangan menyatakan akan memperluas implementasi Program Pengembangan Ekonomi Daerah di berbagai wilayah lain di Indonesia, termasuk sektor potensial seperti pariwisata dan industri kreatif daerah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....