BNPB Sebut Kerugian Akibat Bencana di Indonesia Capai Triliunan Rupiah

  • 17 Mei 2026 10:29 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengungkapkan bahwa kerugian akibat bencana di Indonesia mencapai angka yang sangat besar setiap tahunnya. Hal ini menjadi salah satu alasan pentingnya penguatan upaya mitigasi dan pengurangan risiko bencana di daerah.

Analis Kebijakan Ahli Madya BNPB, Novi Kumalasari, menyampaikan bahwa pemerintah daerah perlu serius dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang terencana.

Menurutnya, biaya yang dikeluarkan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana jauh lebih besar dibandingkan upaya pencegahan sejak awal.

“Nah ini rata-rata data Kementerian Keuangan ternyata bencana itu rata-rata kerugiannya per tahun sampai dua puluh dua triliun,” kata Novi.

Ia menjelaskan bahwa kerugian tersebut berasal dari berbagai jenis bencana yang terjadi di Indonesia, mulai dari banjir, kebakaran hutan, hingga gempa bumi dan tsunami.

Novi menilai upaya pengurangan risiko bencana harus menjadi prioritas bersama karena dampaknya tidak hanya dirasakan masyarakat, tetapi juga memengaruhi pembangunan daerah.

Ia juga mencontohkan bencana besar seperti tsunami Aceh yang membutuhkan biaya pemulihan sangat besar dan waktu bertahun-tahun untuk membangun kembali wilayah terdampak.

Menurutnya, langkah mitigasi yang tepat dapat mengurangi dampak kerusakan maupun kerugian ekonomi yang ditimbulkan akibat bencana.

BNPB berharap daerah-daerah di Indonesia, termasuk Batam, mampu memperkuat sistem pencegahan dan kesiapsiagaan demi meminimalisir dampak bencana di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....