Pentingnya Hari Kesadaran Internasional untuk Penyakit Imunologi Neurologi
- 12 Mei 2026 08:51 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Selain Hari Perawat Internasional juga di peringati setiap 12 Mei anggal 12 Mei juga diperingati sebagai Hari Kesadaran Internasional untuk Penyakit Imunologi dan Neurologi Kronis. Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran publik sekaligus mendorong reformasi kebijakan dan penelitian terkait penyakit imunologi serta neurologi kronis.
Penyakit Imunologi dan Neurologi Kronis mencakup berbagai kondisi, seperti Myalgic Encephalomyelitis (ME) atau Sindrom Kelelahan Kronis (CFS), fibromialgia, sensitivitas kimia ganda, hingga Sindrom Perang Teluk. Selain itu, beberapa penyakit lain seperti Alzheimer, Addison, dan Parkinson juga turut mendapat perhatian dalam peringatan ini. Penderitanya umumnya mengalami gejala berupa nyeri sendi dan otot, gangguan kognitif, gangguan tidur, hingga stamina yang rendah.
Hari kesadaran ini diprakarsai oleh Tom Hennessy Jr, seorang mantan eksekutif periklanan yang menderita ME/CFS parah. Ia melihat masih minimnya pemahaman masyarakat terhadap penyakit tersebut sehingga menetapkan 12 Mei sebagai Hari Kesadaran Internasional untuk Penyakit Imunologi dan Neurologi Kronis.
Tom memilih tanggal 12 Mei juga karena bertepatan dengan hari lahir Florence Nightingale. Ia terinspirasi oleh kisah Florence Nightingale yang disebut mengalami gejala menyerupai ME/CFS setelah bertugas di medan perang dan menghabiskan sebagian besar hidupnya dalam kondisi kesehatan yang terus menurun.
| Baca juga: Hari Kertas Terbang Internasional |
Tom Hennessy Jr kemudian mendirikan organisasi bernama RESCIND atau Repeal Existing Stereotypes about Chronic Immunological and Neurological Diseases yang berarti Menghapus Stereotip Terhadap Penyakit Imunologi dan Neurologi Kronis. Organisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran publik sekaligus membantu masyarakat memahami berbagai penyakit yang sering kali sulit didiagnosis tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....