DPRD Batam Apresiasi MoU BP Batam–PLN Batam, Perkuat Infrastruktur Energi

  • 18 Apr 2026 16:21 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Haji Aweng Kurniawan dari Fraksi Partai Gerindra, turut hadir dalam agenda penandatanganan Nota Kesepahaman antara BP Batam dan PT PLN Batam, sekaligus kesepakatan jual beli tenaga listrik (PJBTL) berkapasitas 511 MVA dengan PT Digitalland Service One. Kegiatan tersebut berlangsung di Balairungsari Kantor BP Batam pada Jumat, 17 April 2026 pagi.

Penandatanganan kerja sama ini dipimpin langsung oleh Amsakar Achmad selaku Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, didampingi Li Claudia Chandra sebagai Wakil Wali Kota Batam merangkap Wakil Kepala BP Batam. Turut hadir Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, serta CEO PT Digitalland Service One, Jamie Khoo, bersama sejumlah pejabat dari BP Batam dan Pemerintah Kota Batam.

Dalam kesempatan tersebut, Haji Aweng Kurniawan menilai kolaborasi yang terjalin menjadi langkah penting dalam memperkuat fondasi penyediaan energi listrik, khususnya untuk mendukung pertumbuhan investasi berbasis digital di Kota Batam.

“Untuk mendorong investasi terutama sektor digital, penyediaan energi listrik memang sangat penting sehingga langkah kerja sama ini sangat strategis. Kita harapkan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal, ramah lingkungan, dan berkelanjutan terus dihadirkan oleh PT PLN Batam guna mendukung kemajuan Kota Batam sebagai tujuan investasi digital,” tegas beliau.

Ia menekankan bahwa keberadaan pasokan listrik yang stabil dan berkelanjutan menjadi salah satu faktor utama yang dipertimbangkan investor, terutama di sektor pusat data dan industri digital yang membutuhkan keandalan energi tinggi.

Sementara itu, Amsakar Achmad menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur serta kemudahan regulasi menjadi kunci dalam meningkatkan daya tarik investasi. Ia menyebut sinergi antarinstansi di bawah BP Batam mampu menciptakan ekosistem yang lebih kompetitif di kawasan.

“BP Batam berkomitmen menghadirkan iklim investasi yang kondusif melalui percepatan perizinan dan penyediaan infrastruktur pendukung yang terintegrasi. Masuknya proyek pusat data berskala besar ini membuktikan bahwa Batam siap menjadi hub digital dunia,” ujar Amsakar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....