Sejarah Awal Hari Sirkus Sedunia
- 17 Apr 2026 08:18 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam – Tanggal 17 April juga diperingati sebagai Hari Sirkus Sedunia. Peringatan unik ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2010 oleh Putri Stéphanie dari Monako.
Tujuannya adalah untuk memberikan apresiasi dan melestarikan seni pertunjukan sirkus sebagai salah satu bentuk warisan budaya dunia yang kaya akan kreativitas, dedikasi, serta keahlian tinggi yang telah menghibur umat manusia sejak zaman Romawi Kuno.
| Baca juga: Sejarah Peringatan Hari Hama Sedunia |
Hari Sirkus Sedunia pertama kali diperingati pada tahun 2010, digagas oleh Putri Stéphanie dari Monako. Ia mempromosikan seni sirkus sebagai bagian dari warisan budaya bersama umat manusia, dengan tujuan melestarikan dan meningkatkan kesadaran terhadap kontribusi seni ini di dunia hiburan.
Sirkus dikenal sebagai salah satu bentuk hiburan publik pertama yang menyatukan penonton pria dan wanita dalam satu ruang. Seiring waktu, sirkus mengalami evolusi besar. Titik balik terjadi pada awal 1980-an ketika diperkenalkan konsep pertunjukan sirkus yang lebih menekankan pada seni pertunjukan, musik, dan teknologi multimedia, tanpa keterlibatan hewan. Konsep ini menjadi inspirasi global, termasuk di Indonesia.
Di Tanah Air, nama Oriental Circus Indonesia (OCI) menjadi ikon dalam dunia sirkus. Didirikan oleh Hadi Manansang pada tahun 1967 (dengan nama awal Oriental Show, kemudian berganti menjadi OCI pada 1972), kelompok ini telah menghibur masyarakat Indonesia dari Sabang hingga Maluku.
Hari Sirkus Sedunia bukan sekadar nostalgia masa lalu, tapi juga pengingat bahwa seni sirkus merupakan warisan budaya yang patut dihargai
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....