Menteri PPPA Dorong Kolaborasi Organisasi Perempuan di Hari Perempuan Internasi
- 13 Mar 2026 23:18 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Pemerintah Indonesia menekankan pentingnya kolaborasi antar organisasi dan komunitas perempuan untuk memperkuat pemberdayaan perempuan serta perlindungan terhadap perempuan dan anak dari kekerasan, bertepatan dengan peringatan Hari Perempuan Internasional.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri kegiatan Silaturahmi Lintas Komunitas Perempuan bertajuk “Kolaborasi Perempuan, Cahaya Ramadhan” yang diselenggarakan oleh Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia di Jakarta.
Menurut Arifah, momentum tahunan ini menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki peran strategis sebagai penggerak perubahan, baik di tingkat keluarga, komunitas, maupun dalam pembangunan nasional.
“Sinergi antar organisasi dan komunitas perempuan menjadi sangat penting agar setiap perempuan dapat berdaya dan berkontribusi secara penuh, termasuk membantu kelompok rentan,” ujarnya.
Arifah juga mengapresiasi berbagai organisasi perempuan yang dinilai telah berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Ia menambahkan, keterlibatan berbagai elemen masyarakat diperlukan untuk mendukung agenda pembangunan nasional, termasuk program prioritas pemerintah yang tidak dapat dijalankan secara sektoral.
Sementara itu, Ketua Umum IWAPI, Nita Yudi, menyatakan bahwa sedikitnya sepuluh organisasi perempuan siap mendukung program pemerintah, khususnya dalam mendorong keadilan dan perlindungan bagi perempuan dan anak.
Dalam peringatan Hari Perempuan Internasional 2026 yang mengusung tema “Right, Justice and Action for All Women and Girls,” IWAPI bersama organisasi mitra juga mendorong percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga.
Selain advokasi kebijakan, dukungan tersebut juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial, seperti pemberian bantuan kepada anak yatim dan kelompok rentan, serta program yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju visi Indonesia Emas 2045.
Kegiatan ini diikuti sejumlah organisasi dan komunitas perempuan, yang menunjukkan meningkatnya peran masyarakat sipil dalam memperkuat agenda pemberdayaan perempuan di Indonesia.
z
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....