Tahun Pertama Kepemimpinan Amsakar-Li, Pendapatan Batam Tembus Rp4,29 Triliun

  • 30 Mar 2026 19:15 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Pemerintah Kota Batam mencatat kinerja keuangan positif pada tahun pertama kepemimpinan Wali Kota Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra. Pendapatan daerah tahun 2025 mencapai Rp4,29 triliun, meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp3,96 triliun.

Capaian tersebut disampaikan Amsakar dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Batam di Ruang Sidang Utama DPRD Batam, Senin (30/3/2026), saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025. Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin, dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat BP Batam, Sekretaris Daerah, serta kepala perangkat daerah.

Dalam pidatonya, Amsakar menegaskan bahwa LKPJ 2025 memiliki arti penting karena menjadi tahun pertama pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Dokumen perencanaan tersebut mengusung visi menjadikan Batam sebagai kota madani yang inovatif, berbudaya, dan berkelanjutan, serta sebagai pusat investasi dan pariwisata.

“LKPJ ini merupakan ruang evaluasi untuk memastikan setiap rupiah dalam APBD dikelola secara optimal demi kesejahteraan masyarakat Batam,” ujar Amsakar.

Peningkatan pendapatan daerah sebesar Rp331,24 miliar atau mencapai Rp4,29 triliun tersebut, menurut Amsakar, didorong oleh optimalisasi dan intensifikasi pajak daerah. Kondisi ini dinilainya mencerminkan mulai pulihnya aktivitas ekonomi di kawasan yang dikenal sebagai pintu gerbang investasi nasional itu.

“Hal ini menunjukkan bahwa perekonomian Batam terus bergerak positif dan semakin bergairah,” katanya.

Selain capaian di sektor keuangan, Amsakar juga memaparkan berbagai capaian kinerja pelayanan publik sepanjang 2025, mencakup bidang pendidikan, kesehatan, serta tata kelola pemerintahan. Sepanjang tahun lalu, Pemerintah Kota Batam berhasil meraih sejumlah penghargaan nasional, antara lain predikat kota terinovatif dalam ajang Innovative Government Award (IGA) serta pengakuan sebagai Kota Layak Anak.

Rapat paripurna ditutup dengan penyerahan draf LKPJ Tahun Anggaran 2025 secara simbolis dari Wali Kota Batam kepada pimpinan DPRD Kota Batam. Amsakar berharap sinergi antara eksekutif dan legislatif terus terjalin dalam menyempurnakan arah kebijakan pembangunan ke depan.

“Kami menantikan rekomendasi DPRD sebagai bahan evaluasi. Masukan dan kritik konstruktif akan menjadi pedoman dalam mewujudkan Batam yang lebih maju dan berdaya saing,” tutupnya.

Dengan capaian pendapatan yang melampaui tahun sebelumnya, Pemerintah Kota Batam kini tengah bersiap menghadapi tantangan baru pada tahun 2027, termasuk penyesuaian anggaran terhadap ketentuan belanja wajib (mandatory spending) serta pengendalian belanja pegawai sesuai amanat undang-undang.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....