Pengelola Wisata di Batam Diminta Siapkan Alat Keselamatan Saat Libur Lebaran

  • 18 Mar 2026 00:27 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Pemerintah Kota Batam meminta pengelola objek wisata menyiapkan fasilitas keselamatan bagi pengunjung selama masa libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan jumlah wisatawan yang diperkirakan akan memadati berbagai destinasi wisata di Batam selama libur Lebaran.

Imbauan tersebut disampaikan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, melalui Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2026 tentang Antisipasi Keamanan dan Kenyamanan di Objek Wisata se-Kota Batam pada masa libur Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Menurut Amsakar, setiap momentum libur Idulfitri selalu diikuti dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menuju berbagai destinasi wisata, terutama kawasan wisata pantai yang menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan di Batam.

“Karena itu kami mengimbau seluruh pengelola objek wisata dan pelaku usaha pariwisata untuk meningkatkan pengawasan, menjaga kebersihan, serta memastikan fasilitas keselamatan bagi para pengunjung tersedia dengan baik,” ujarnya, Senin, 16 Maret 2026.

Dalam surat edaran tersebut, pengelola objek wisata diminta menyediakan alat keselamatan di lokasi wisata serta menyiagakan petugas pengawas yang bertugas memantau aktivitas pengunjung, terutama di kawasan wisata pantai yang berpotensi memiliki risiko keselamatan lebih tinggi.

Selain itu, pengelola juga diminta mengatur lalu lintas kendaraan dan area parkir secara tertib guna menghindari kepadatan kendaraan di kawasan wisata yang dapat mengganggu kenyamanan pengunjung selama masa libur Lebaran.

Pemerintah juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan wisata dengan menyediakan tempat sampah yang memadai serta memastikan kawasan wisata tetap bersih dan nyaman bagi wisatawan yang berkunjung.

Pengelola objek wisata juga diingatkan untuk memantau perkembangan cuaca melalui informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika serta berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan dan aparat keamanan setempat guna mengantisipasi kemungkinan keadaan darurat di lokasi wisata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....