ASITA Kepri Bakal Gelar Travel Mart 2026, Usung Konsep Linkage Tourism
- 06 Agt 2026 12:07 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Kepulauan Riau kembali menggelar ASITA Kepri Travel Mart 2026 sebagai upaya memperluas jaringan bisnis sekaligus mempromosikan destinasi wisata di Kepulauan Riau kepada pasar domestik dan mancanegara.
Ketua Panitia ASITA Kepri Travel Mart 2026, Maryani, mengatakan ajang yang memasuki penyelenggaraan ketujuh itu mengusung konsep linkage tourism dengan menghubungkan destinasi Batam, Tanjungpinang, Pulau Penyengat, dan Kabupaten Bintan dalam satu rangkaian promosi.
"Kami ingin wisatawan tidak hanya datang ke Batam. Mereka juga kami arahkan menikmati wisata sejarah di Tanjungpinang, Pulau Penyengat hingga Bintan. Semua daerah harus maju bersama," kata Maryani dalam konferensi pers di Batam, Rabu, 5 Agustus 2026.
Menurut Maryani, Travel Mart 2026 akan digelar dalam dua rangkaian kegiatan. Agenda pertama berupa Business to Consumer (B2C) di Mega Mall Batam pada 15–18 Oktober 2026 yang melibatkan hotel, biro perjalanan, pengelola destinasi wisata, hingga komunitas golf. Panitia menargetkan sekitar 10 ribu pengunjung menghadiri pameran tersebut.
Rangkaian berikutnya adalah Business to Business (B2B) yang mempertemukan sekitar 100 seller dari sektor pariwisata dengan buyer dari dalam maupun luar negeri. Forum bisnis itu diharapkan membuka peluang kerja sama baru bagi pelaku industri pariwisata di Kepulauan Riau.
Maryani menilai konsep tersebut lebih efektif dibanding mengikuti berbagai pameran di luar negeri karena calon pembeli didatangkan langsung ke Kepulauan Riau.
"Dengan cara ini pelaku usaha tidak perlu mengikuti banyak pameran di luar negeri. Buyer kami hadirkan langsung ke Kepri sehingga transaksi bisnis bisa dilakukan di sini," ujarnya.
ASITA menargetkan penyelenggaraan Travel Mart tahun ini mampu meningkatkan permintaan pasar wisata ke Kepulauan Riau hingga 25–30 persen. Selain menjadi ajang transaksi bisnis, kegiatan tersebut juga diharapkan memperkenalkan destinasi unggulan di luar Batam, termasuk kawasan wisata sejarah Tanjungpinang dan Pulau Penyengat, sehingga lama tinggal wisatawan di Kepulauan Riau dapat meningkat.
ASITA Kepri berharap dukungan pemerintah dan seluruh pelaku industri terus diperkuat agar Travel Mart berkembang menjadi agenda promosi pariwisata berskala internasional yang mampu menarik lebih banyak mitra bisnis dan wisatawan ke Kepulauan Riau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....