Migrasi Tinggi Jadi Tantangan Ketenagakerjaan di Batam

  • 14 Mar 2026 07:29 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Arus migrasi yang tinggi ke Kepulauan Riau, khususnya Batam, menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kondisi ketenagakerjaan di daerah tersebut. Hal ini disampaikan Kepala Barenlitbang Kepri Aries Fhariandi saat memaparkan kondisi pembangunan daerah.

Ia menjelaskan Batam memiliki daya tarik ekonomi yang kuat sehingga banyak penduduk dari berbagai daerah datang untuk mencari pekerjaan.

“Kenapa Bapak Ibu sekalian? Karena ternyata Kepri wabil khusus Batam itu merupakan persentase migrasi seumur hidup neto tertinggi se-Indonesia.”

Aries menyebut salah satu faktor utama yang menarik migrasi tersebut adalah tingginya tingkat upah minimum di daerah ini.

“Karena apa? Banyak faktor, pertama ternyata UMP Provinsi Kepri dan UMK Kota Batam itu adalah UMP dan UMK tertinggi se-Sumatera dan sepuluh besar tertinggi se-Indonesia.”

Namun, kondisi tersebut juga menimbulkan tantangan baru karena tidak semua pendatang dapat langsung terserap oleh dunia kerja.

“Di sisi lain industri kita hari ini sudah mulai bertransformasi dari padat karya ke padat modal sehingga banyak migran yang masuk kemudian jadi pengangguran.”

Ia menilai kebijakan pembangunan ke depan perlu memperhatikan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....