KUA Bengkong Bekali Pelajar SMK MHS Batu Ampar Nilai Spiritual dan Etika

  • 10 Mar 2026 12:24 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bengkong kembali menggelar program pembinaan bagi pelajar melalui kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS). Kegiatan kali ini dilaksanakan di Masjid SMK Multi Studi High School (MHS) Batu Ampar pada Senin, 9 Maret 2026. Program tersebut diikuti oleh para guru serta ratusan siswa yang antusias mengikuti rangkaian materi yang disampaikan para pemateri.

Kegiatan dibuka oleh Kepala KUA Bengkong, H. Alikek, S.Ag., yang mengangkat topik mengenai dampak negatif pernikahan usia dini. Ia menjelaskan bahwa menikah di usia sekolah bukan sekadar persoalan administratif, tetapi juga berpotensi menimbulkan berbagai persoalan serius, mulai dari kesehatan reproduksi, kondisi psikologis, hingga risiko munculnya persoalan ekonomi di masa depan. "Remaja harus punya cita-cita besar. Jangan terburu-buru mengambil keputusan yang bisa menutup masa depan kalian," pesannya dengan tegas namun kebapakan.

Selanjutnya, H. Luqman Hakim, M.Pd., yang merupakan pegawai KUA Bengkong, memberikan materi mengenai nilai spiritual ibadah puasa serta pentingnya membaca Al-Qur’an. Ia menekankan bahwa kedua amalan tersebut tidak sekadar dilakukan sebagai rutinitas ibadah, melainkan memiliki nilai besar sebagai bekal kehidupan akhirat, termasuk sebagai syafaat bagi orang yang mengamalkannya.

Pembahasan kemudian berlanjut pada aspek kedisiplinan diri yang disampaikan oleh Imam Choirudin, S.Pd.I. Dalam materinya, ia menjelaskan bahwa esensi puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih pengendalian diri. Ia mengingatkan pentingnya menjaga ucapan, mengatur pola makan agar tidak berlebihan, menghindari tidur terlalu lama, serta bijak dalam memilih lingkungan pergaulan.

Materi berikutnya disampaikan oleh M. Aras, M.Pd., yang mengulas berbagai bentuk kenakalan remaja serta dampak buruknya bagi masa depan generasi muda. Ia menyoroti sejumlah perilaku berisiko, seperti pergaulan bebas hingga penyalahgunaan narkoba, yang perlu dihindari oleh para pelajar.

Sebagai penutup kegiatan, H. Syahnan, S.Pd., memberikan contoh langsung cara membaca Al-Qur’an secara tartil dengan lantunan yang merdu. Demonstrasi tersebut menjadi motivasi bagi para siswa untuk semakin mencintai Al-Qur’an sekaligus belajar membacanya dengan benar sesuai kaidah tajwid.

Program pembinaan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Para guru menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena memberikan penguatan karakter serta nilai-nilai moral kepada para siswa. Para peserta pun mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga yang dapat menjadi bekal dalam menjalani masa remaja secara lebih positif.

Melalui kegiatan BRUS ini, KUA Bengkong berharap para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi muda yang memiliki pemahaman agama yang baik, berakhlak mulia, serta mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan dengan bijak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....