Bedah Buku “Semua Bisa Kaya”, BI Kepri Dorong Literasi Keuangan Syariah
- 06 Mar 2026 21:40 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Deputi Bank Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau, Ardhienus, menilai kegiatan bedah buku bertajuk “Semua Bisa Kaya” menjadi momentum penting untuk meningkatkan literasi ekonomi dan keuangan syariah di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut merupakan bedah buku karya Marviarum Eka Ramdiati dan digelar dalam rangkaian Kepulauan Riau Ramadhan Fair (KURMA) 2026, yang merupakan bagian dari road to Festival Ekonomi Syariah atau FESyar. Acara berlangsung di One Batam Mall, Batam, pada Jumat, 6 Maret 2026.
Dalam sambutannya, Ardhienus menyoroti judul buku “Semua Bisa Kaya” yang menurutnya sangat menarik dan mampu memancing minat masyarakat untuk membaca. Ia mengatakan, pemilihan judul merupakan hal penting dalam sebuah karya tulis agar mampu menarik perhatian pembaca.
“Kalau kita lihat judul buku ini, itu memang sangat-sangat menarik ya. ‘Semua bisa kaya’, siapa yang gak mau kaya kan gitu kan ya. Dan memang kalau dalam hal penulisan memang kalau kita ingin menarik orang untuk membaca, apalagi di buku ya, membuat orang itu bisa membeli dan mau membaca buku, itu memang dari judulnya itu sudah sangat-sangat penting,” ujar Ardhienus.
Ia juga berbagi pengalamannya sebagai penulis opini di sejumlah media nasional. Menurutnya, salah satu kunci agar tulisan dapat menarik perhatian pembaca adalah melalui judul yang kuat dan relevan.
Lebih lanjut, Ardhienus menyampaikan bahwa pesan penting dari buku tersebut adalah bahwa peluang untuk mencapai kesejahteraan finansial terbuka bagi siapa saja, tidak terbatas pada kalangan tertentu.
“Saya melihat bahwa ada pesan di sini bahwa untuk bisa kaya itu tidak eksklusif ya, artinya itu semua juga bisa. Mungkin kita beranggapan bahwa kalau kita ingin jadi kaya itu mesti punya warisan dari orang tua yang kaya. Mungkin di sini kita bisa tahu bahwa setelah membaca buku ini, kita bisa tahu caranya bagaimana menjadi kaya,” katanya.
.webp)
Ia menjelaskan bahwa salah satu langkah mendasar untuk mencapai kondisi finansial yang lebih baik adalah dengan memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. Dengan demikian, seseorang dapat mengelola pengeluaran secara lebih bijak.
“Kalau kita bisa memilah mana kebutuhan dan mana keinginan, jangan sampai keinginan itu melampaui kebutuhan. Kalau kebutuhan sudah terpenuhi dan ada uang lebih, maka itu bisa kita tabung atau investasikan, dan itulah yang mungkin bisa membuat kita menjadi kaya,” ujarnya.
Ardhienus juga menegaskan bahwa kegiatan bedah buku ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi ekonomi, khususnya bagi masyarakat Muslim dalam memahami pengelolaan keuangan berbasis prinsip syariah.
Menurutnya, pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang baik penting untuk mempersiapkan masa depan, termasuk agar seseorang dapat menjalani masa tua dengan lebih tenang tanpa menjadi beban bagi keluarga.
“Salah satu kuncinya adalah bagaimana kita bisa mengelola keuangan kita, dan dalam hal ini karena kita juga umat muslim, memang ada pedomannya bagaimana kita bisa mengelola keuangan kita secara syariah,” kata Ardhienus.
Melalui kegiatan ini, ia berharap masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai cara mengelola keuangan secara sehat dan sesuai prinsip syariah.
Kegiatan bedah buku “Semua Bisa Kaya” karya Marviarum Eka Ramdiati ini menjadi salah satu agenda dalam rangkaian KURMA 2026 yang telah memasuki hari ketiga pelaksanaan. Sebelumnya, pengunjung juga disuguhkan berbagai kegiatan lain seperti lomba cerdas cermat ekonomi syariah.
Selain sesi pemaparan buku, acara ini juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab interaktif. Para peserta yang hadir bahkan berkesempatan mendapatkan berbagai doorprize menarik seperti smartwatch, parfum, televisi, hingga souvenir bagi penanya yang beruntung di One Batam Mall.
Kata Kunci / Tags
Audio
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....