DPRD Batam Targetkan Ranperda LAM Disahkan Tahun Ini

  • 20 Feb 2026 13:05 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Batam yang menangani pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Lembaga Adat Melayu terus meningkatkan intensitas kerja. Setelah melakukan rapat sehari sebelumnya, pembahasan kembali dilanjutkan pada Kamis, 19 Februari 2026, dengan melibatkan Tim dari Pemerintah Kota Batam guna mempercepat penyempurnaan materi regulasi.

Rapat lanjutan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pansus, Muhammad Yunus , yang juga mengemban amanah sebagai Sekretaris Umum LAM Kota Batam. Sejumlah anggota Pansus DPRD Kota Batam turut hadir dan aktif memberikan pandangan terhadap rumusan pasal-pasal yang sedang dibahas.

Dari unsur pemerintah daerah, rapat diikuti oleh tim Bagian Hukum serta perwakilan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam. Keterlibatan lintas perangkat daerah ini dimaksudkan agar Ranperda yang disusun tidak hanya kuat dari sisi hukum, tetapi juga selaras dengan kepentingan pelestarian budaya dan dinamika sosial masyarakat Batam.

Suasana rapat Pansus DPRD membahas Ranperda LAM yang ditargetkan sah tahun ini. (Foto: Sekretariat DPRD Kota Batam)

Muhammad Yunus menyampaikan bahwa pihaknya menaruh target besar agar Ranperda LAM Kota Batam dapat dirampungkan dan disahkan pada tahun berjalan. Ia menilai kehadiran regulasi tersebut krusial untuk memperjelas posisi dan peran LAM sebagai payung negeri, khususnya dalam mendukung pembangunan daerah dan menjaga kesinambungan budaya lokal.

“Kita target memang dapat disahkan tahun ini juga. Mudah-mudahan pembahasan selanjutnya semakin memudahkan upaya kita menyusun pasal demi pasal dalam ranperda ini,” ungkap Yunus.

Lebih lanjut, Yunus berharap Perda LAM nantinya mampu mengatur secara menyeluruh relasi LAM dengan pemerintah daerah, organisasi paguyuban, hingga zuriat Nong Isa. Regulasi ini juga diharapkan mempertegas identitas budaya lokal, memberikan kepastian peran LAM dalam pembangunan Kota Batam, serta menanamkan pemahaman bahwa LAM merupakan payung bagi seluruh paguyuban yang ada. Dengan berpegang pada nilai-nilai budaya Melayu dan semangat Bhinneka Tunggal Ika, masyarakat Batam diharapkan dapat bergandengan tangan menjaga kondusivitas kota, memandang Batam sebagai rumah bersama, dan merawat kenyamanan hidup seluruh warganya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....