Sejarah Pembangunan Batam Jadi Dasar Melihat Arah Kota ke Depan

  • 09 Agt 2026 10:08 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Sejarah pembangunan Batam dinilai dapat menjadi bahan untuk melihat kembali arah perkembangan kota pada masa mendatang. Perjalanan Batam dari sebuah pulau yang belum menjadi perhatian utama hingga berkembang menjadi kawasan industri menunjukkan pentingnya gagasan pembangunan jangka panjang.

Anggota DPRD Kota Batam, Suryanto, mengatakan perubahan tersebut tidak terjadi secara tiba-tiba yang disampaikannya pada acara Stadium General dan Musyawarah KAMMI Komisariat Hang Nadim di Batam, Minggu, 2 Agustus 2026. Ada gagasan dan konsep yang disiapkan para pendahulu untuk menentukan posisi Batam di masa depan.

Menurutnya, salah satu bagian penting dari sejarah tersebut adalah munculnya konsep pembangunan Batam pada dekade 1970-an. Periode tersebut menjadi titik penting dalam perubahan arah pembangunan Batam.

Suryanto mengatakan, "Hingga di tahun tujuh puluhan para pendiri Batam salah satunya inisiator berdirinya Otorita Batam yaitu almarhum Bapak Bintjalibi dan teman-temannya membuat konsep terkait Batam."

Menurutnya, gagasan tersebut menunjukkan bagaimana sebuah daerah dapat berkembang ketika memiliki konsep yang dirancang untuk kebutuhan jangka panjang. Karena itu, pengalaman pembangunan Batam pada masa lalu dapat menjadi pembelajaran bagi generasi sekarang.

Suryanto menilai generasi muda perlu mengetahui bagaimana Batam dibangun dan apa tujuan awal yang ingin dicapai. Pengetahuan tersebut dapat membantu mereka memahami persoalan pembangunan secara lebih utuh.

Ia juga melihat cita-cita awal Batam masih dapat menjadi bahan pembicaraan dalam menentukan arah pembangunan ke depan. Menurutnya, tujuan tersebut berkaitan dengan upaya menjadikan Batam memiliki posisi yang lebih kuat di kawasan.

Suryanto mengatakan, "Masa depan itu seperti apa? Itu seingat saya, saya baca di beberapa literatur itu 1970an Otorita Batam berdiri."

Ia menilai pengalaman tersebut penting untuk dipelajari mahasiswa dan generasi muda agar mampu membangun gagasan baru tanpa kehilangan konteks sejarah pembangunan Batam. Dengan memahami perjalanan sebelumnya, arah pembangunan berikutnya dapat dirancang secara lebih terukur dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....