Pergadaian Dorong Inklusi Keuangan Kepri

  • 28 Jan 2026 10:08 WIB
  •  Batam

KBRN, Batam : Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kepulauan Riau mencatat sektor pergadaian menjadi kinerja paling menonjol dalam Industri Jasa Keuangan daerah. Hingga posisi September 2025, pertumbuhan bisnis gadai di Kepri mencapai 34,16 persen. Capaian tersebut menempatkan Kepri sebagai wilayah dengan pertumbuhan tertinggi kedua di Sumatra bagian utara. 

Kepala OJK Kepulauan Riau, Sinar Danandjaya, mengatakan lonjakan pertumbuhan tersebut mencerminkan perubahan pola kebutuhan pembiayaan masyarakat. layanan keuangan yang cepat, fleksibel, dan mudah diakses semakin diminati. Pergadaian menjadi alternatif pembiayaan jangka pendek yang relevan bagi rumah tangga dan pelaku usaha mikro. 

"Pergadaian dinilai semakin relevan, terutama bagi rumah tangga dan pelaku usaha mikro yang membutuhkan likuiditas jangka pendek," katanya di Batam, Sabtu (10/1/2026). 

OJK menilai karakteristik pembiayaan berbasis agunan dengan proses sederhana menjadi keunggulan utama bisnis gadai, peran ini memperkuat struktur Industri Jasa Keuangan Kepri. Meski mencatat pertumbuhan tinggi, kualitas pembiayaan sektor pergadaian tetap terjaga. Tingkat risiko berada pada level sehat dan tidak menunjukkan peningkatan signifikan. 

Kinerja positif pergadaian turut mendorong pertumbuhan Industri Jasa Keuangan Kepri secara keseluruhan. Hingga September 2025, total aset IJK tumbuh 13,50 persen secara tahunan. Penyaluran kredit dan pembiayaan meningkat 20,68 persen. Angka tersebut menjadi yang tertinggi di Sumatra bagian utara.

Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga di Kepri juga menunjukkan tren positif. Pertumbuhan DPK tercatat sebesar 14,20 persen. OJK mencatat rasio non-performing financing berada pada level 1,30 persen. Capaian ini merupakan yang terendah di wilayah Sumatra bagian utara.

Selain pergadaian, sektor non-bank lain seperti perusahaan modal ventura juga mencatat pertumbuhan signifikan. Pembiayaan PMV tumbuh 350,85 persen hingga September 2025 dengan tingkat risiko rendah.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....