Kemenag Batam Gelar Pesantren Ramadan di Lapas Perempuan Kelas II B Batam
- 07 Mar 2026 22:53 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam -
Dalam rangka memaknai datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, para Penyuluh Agama Islam dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam mengadakan kegiatan Pesantren Ramadan bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Batam.
Kegiatan pembinaan keagamaan ini diselenggarakan sebagai upaya memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada warga binaan terkait praktik ibadah dalam Islam. Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan dapat memahami serta menjalankan ibadah dengan benar sesuai tuntunan syariat.
Pada pertemuan kali ini, materi yang diberikan berfokus pada pembahasan mengenai thaharah, khususnya tata cara berwudhu. Materi ini dipilih karena wudhu merupakan syarat utama yang harus dipenuhi sebelum melaksanakan salat, sehingga pemahaman yang tepat menjadi hal penting agar ibadah yang dilakukan sah secara syariat, terutama selama bulan Ramadan.
Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Nazahati Kosim dan Ustadz Abdullah Dahlawi. Keduanya memberikan penjelasan secara rinci kepada para peserta, dimulai dari pemaparan teori hingga praktik langsung mengenai tata cara berwudhu yang sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW.
"Tujuan utama kami adalah memastikan warga binaan tidak hanya tahu, tetapi mampu mempraktikkan wudhu dengan benar. Harapannya, dengan ibadah yang sah dan khusyuk, suasana batin warga binaan selama Ramadhan menjadi lebih tenang dan penuh kedamaian," ujar salah satu penyuluh di sela-sela kegiatan.
Selama kegiatan berlangsung, para warga binaan terlihat mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian. Diskusi interaktif juga terjadi dalam sesi tanya jawab, di mana para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menanyakan berbagai persoalan terkait praktik ibadah yang mereka alami dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan Pesantren Ramadan ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen Kemenag Kota Batam dalam memberikan pembinaan mental dan spiritual kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan di lembaga pemasyarakatan. Diharapkan, melalui kegiatan ini para peserta memperoleh bekal berharga untuk memperbaiki diri sekaligus meningkatkan kualitas ibadah selama menjalani bulan suci Ramadan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....