Uruguay dan Arab Saudi Berebut Awal Sempurna di Piala Dunia 2026

  • 14 Jun 2026 15:12 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Arab Saudi kembali memulai petualangan di Piala Dunia dengan harapan mampu mengulang kisah tak terduga yang pernah membuat dunia sepak bola tercengang. Pada pertandingan pertama Grup H, tim asal Timur Tengah tersebut akan berhadapan dengan Uruguay yang sedang menjalani fase pembaruan skuad di bawah komando Marcelo Bielsa pada Selasa.16 Juni 2026 pukul 05.00 WIB.

Berbeda dengan atmosfer menjelang Piala Dunia 2022 yang dipenuhi optimisme, kali ini Arab Saudi memasuki turnamen dengan berbagai ketidakpastian. Perubahan mendadak di kursi pelatih membuat persiapan mereka jauh dari ideal.

Dilansir dari Reuters, federasi sepak bola Arab Saudi menunjuk Georgios Donis sebagai pelatih baru hanya beberapa pekan sebelum turnamen dimulai. Mantan pelatih sejumlah klub di Liga Arab Saudi itu dipercaya menggantikan Herve Renard yang diberhentikan setelah serangkaian hasil kurang memuaskan sepanjang tahun ini.

Padahal, Renard merupakan sosok yang pernah mengukir salah satu momen paling bersejarah dalam perjalanan sepak bola Arab Saudi. Di bawah arahannya, Green Falcons sukses menumbangkan Argentina pada Piala Dunia 2022, sebuah hasil yang hingga kini masih dianggap sebagai salah satu kejutan terbesar dalam sejarah turnamen.

Ketika kembali menangani Arab Saudi pada 2024 setelah berakhirnya era Roberto Mancini, Renard diharapkan mampu mengembalikan identitas permainan yang solid dan penuh semangat juang. Namun kenyataannya, performa tim justru mengalami pasang surut.

Sejumlah hasil mengecewakan, termasuk kekalahan telak saat menghadapi Mesir dan kekalahan dari Serbia dalam laga persahabatan, membuat federasi mengambil langkah drastis dengan melakukan pergantian pelatih menjelang Piala Dunia.

Kini Donis menghadapi tugas berat untuk memulihkan mental tim sekaligus menyiapkan strategi menghadapi lawan-lawan tangguh di Grup H yang dihuni Uruguay, Spanyol, dan Tanjung Verde.

Di tengah situasi tersebut, Arab Saudi masih memiliki sosok penting yang diharapkan mampu menjadi pembeda, yakni Salem Al-Dawsari. Kapten tim itu tetap menjadi figur sentral dalam skema permainan sekaligus tumpuan utama untuk menciptakan peluang dan gol.

Nama Al-Dawsari masih melekat erat dalam ingatan para penggemar sepak bola Arab Saudi berkat gol kemenangan yang ia cetak ke gawang Argentina empat tahun lalu, sebuah momen yang mengangkat statusnya menjadi ikon nasional.

Sementara itu, Uruguay datang dengan wajah yang berbeda dibanding beberapa tahun sebelumnya. Marcelo Bielsa terus menjalankan proses regenerasi yang menggeser sejumlah pemain senior yang pernah menjadi tulang punggung tim nasional.

Generasi baru Uruguay kini dipimpin oleh Federico Valverde, Darwin Nunez, dan Ronald Araujo. Meski demikian, Araujo masih dalam pemantauan tim medis dan belum dipastikan tampil akibat masalah cedera otot.

Di bawah arahan Bielsa, Uruguay mencoba mengembangkan permainan yang agresif dengan tekanan tinggi serta transisi cepat dari bertahan ke menyerang. Pendekatan tersebut sempat menghasilkan sejumlah kemenangan bergengsi, termasuk saat menaklukkan Brasil dan Argentina dalam rangkaian kualifikasi.

Uruguay juga sempat melangkah hingga babak semifinal Copa America 2024, menunjukkan bahwa proses pembangunan tim mulai memperlihatkan hasil positif. Namun konsistensi masih menjadi persoalan yang belum sepenuhnya terselesaikan.

Beberapa penampilan kurang meyakinkan membuat Uruguay gagal tampil stabil sepanjang kualifikasi. Salah satu hasil yang paling menyita perhatian adalah kekalahan telak dari Amerika Serikat dalam laga persahabatan menjelang turnamen.

Selain persoalan di lapangan, Bielsa juga sempat menghadapi dinamika internal setelah mendapat kritik dari mantan kapten tim, Luis Suarez. Meski demikian, Uruguay tetap dianggap sebagai salah satu kandidat kuat untuk melaju dari Grup H.

Bagi Uruguay, pertandingan melawan Arab Saudi menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa proyek regenerasi yang sedang dibangun mampu bersaing di level tertinggi. Sementara bagi Arab Saudi, laga ini merupakan peluang untuk membuktikan bahwa mereka masih memiliki kemampuan menciptakan kejutan yang dapat mengguncang peta persaingan Piala Dunia.

Dengan ambisi besar dari kedua kubu, duel pembuka Grup H diprediksi menjadi salah satu pertandingan menarik yang mempertemukan pengalaman, regenerasi, dan mimpi untuk menorehkan sejarah baru di panggung sepak bola dunia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....