RANS Bongkar Tim Pelatih

  • 08 Jul 2026 08:29 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Bogor - RANS Simba Bogor sepertinya akan membangun ulang skuad di offseasons tahun ini. Indikasi tersebut didasarkan pada keputusan manajemen untuk membongkar tim pelatih, yang diumumkan lewat media sosial resmi klub pada hari Jumat (3/7). Dalam postingan tersebut diketahui bahwa RANS sekarang tidak memiliki pelatih sama sekali.

Manajemen RANS mengumumkan perpisahan dengan Antonius Joko Endratmo, Agus Pamungkas Batbual, Wendha Wijaya, dan Yudhi Mardiansyah. Dengan demikian, maka RANS tidak punya sosok yang bisa ditempatkan sebagai pelatih, atau setidaknya bisa menjaga program latihan para pemain. Situasi ini membuat penggemar RANS semakin penasaran dengan langkah klub ke depan.

RANS awalnya berharap musim IBL GoPay 2026 adalah musim prestasi bagi mereka. Karena seperti yang kita tahu bahwa RANS berhasil masuk empat besar di musim 2025, dan menargetkan masuk final di musim 2026. Tetapi perubahan yang dilakukan pada musim 2026 justru membuat performa mereka menurun. Bahkan sempat terjadi drama pergantian pelatih yang membuat semua rencana manajemen kacau.

Diawali dengan melepas Anthony Garbelotto, pelatih yang sukses membawa RANS sampai ke semifinal, yang digantikan oleh Brian Rowsom. Sekadar mengingatkan bahwa Rowsom adalah pelatih yang membawa CLS Knights Indonesia menguasai ASEAN Basketball League (ABL) musim 2018-19. Namun kerjasama Rowsom dan RANS tidak berjalan lama.

Sepeninggalan Rowsom, RANS menegaskan Agus Pamungkas Batbual untuk menduduki kursi pelatih kepala. Namun ini juga tidak berlangsung lama, karena dianggap belum bisa mengangkat performa tim. Akhirnya manajemen merekrut Antonius Joko Endratmo. Coach Joko awalnya menempati posisi Direktur Teknik RANS setelah dirinya dilepas oleh Tangerang Hawks Basketball. Tapi manajemen memutuskan untuk memberikan kursi pelatih kepala padanya.

RANS melanjutkan musim dengan susah payah, namun tetap bisa lolos Playoffs. Mereka menempati peringkat kedelapan dengan rekor 7-13. Sayangnya mereka kembali gugur di putaran pertama dari Pelita Jaya Basketball. Setelah hasil yang mengecewakan tersebut, Coach Joko mengatakan bahwa tidak muda baginya untuk mengembalikan performa terbaik RANS, karena terlalu banyak adjustment sistem yang dilakukan selama satu musim.

"Musim yang berat bagi RANS karena ada tiga kali pergantian pelatih. Saya hanya memiliki sisa sembilan pertandingan, dan sangat sulit untuk menaikkan mental pemain. Belum lagi pemain harus melakukan penyesuaian sistem permainan jika ada pergantian pelatih. Itu juga menjadi salah satu hambatan," kata Coach Joko dalam konferensi pers terakhir RANS.

Dengan dilepasnya empat orang dalam jajaran tim pelatih RANS, maka tim ini jelas akan memulai membangun kembali skuad-nya untuk musim depan. Langkah ini tidak sepenuhnya buruk, karena Bogor Hornbills membuktikan bahwa dengan keputusan yang tepat, mereka bisa berjaya. Sehingga manajemen RANS harus membuat langkah yang tepat di offseasons kali ini agar mereka bisa membangun tim yang lebih baik.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....