Hornbills Cetak Sejarah! Pertama Kali Melaju Ke Final IBL
- 15 Jun 2026 00:17 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Kejutan terjadi di IBL musim 2026, Jumat (12/6), Bogor Hornbills memastikan diri melaju ke babak Final. Tiket ke partai puncak liga ini mereka dapatkan setelah menyingkirkan Satria Muda Pertamina Bandung, di babak Semifinal dengan sistem Best Of 5, menyusul kemenangan pada Game 4 dengan skor 82-79 di GOR Laga Tangkas.
Hornbills bergabung dengan IBL mulai tahun 2022. Kemudian lolos ke Playoffs untuk pertama kalinya pada tahun 2023. Lantas mencetak sejarah dengan lolos ke Semifinal untuk pertama kalinya pada tahun 2026, dan menambah catatan sejarah baru dengan melaju ke Final di tahun yang sama.
Hornbills menyingkirkan Satria Muda dengan pertarungan empat laga yang sengit. Di mana untuk pertama kalinya, liga menetapkan sistem Best Of 5 untuk babak Semifinal. Hornbills berhasil mencuri kemenangan pada Game 1 di Bandung Arena dengan skor 99-93. Kemudian mereka menyerah dengan skor 81-89 di Game 2.
Saat seri bergeser ke Bogor, Hornbills menang dua kali berturut-turut. Di Game 3 mereka menang 93-82, dan menghancurkan harapan para pendukung Satria Muda dengan kemenangan 82-79, pada Game 4. Hornbills membuat Satria Muda untuk dua musim berturut-turut gugur di fase Semifinal. Menariknya, Hornbills berhasil melaju ke final dipimpin pelatih tahun pertama di IBL, Cesar Camara Perez, yang notabene musim lalu adalah asisten pelatih Satria Muda.
"Bangga dengan pemain saya. Mereka semua pantas mencapai kesuksesan ini. Tetapi pekerjaan belum selesai, karena kami harus mempersiapkan diri menuju Final," kata Coach Cesar, yang meraih gelar IBL Coach of The Year 2026.
Para pemain inti Hornbills tampil solid di Game 4, yaitu Kaleb Wesson (20 poin dan 11 rebound), Stephaun Branch (17 poin, 11 rebound, dan 8 assist), Travin Thibodeaux (16 poin, sembilan rebound, dan delapan assist), David Liberty Nuban (14 poin), dan Antoni Erga (10 poin).
Ketegangan sempat terjadi di lima menit terakhir kuarter keempat. Satria Muda berhasil menurunkan margin dari sembilan menjadi tiga angka, hanya dalam waktu kurang dari dua menit. Pendukung Satria Muda yang turun menyaksikan secara langsung juga masih memiliki harapan ketika Giorgi Bezhanishvili mencetak three points di sisa 22 detik. Karena poin tersebut membuat Satria Muda hanya terpaut satu angka (79-80).
Di 17 detik tersisa, Kaleb Wesson memancing pelanggaran, sehingga mendapatkan dua kesempatan free throw yang dieksekusi dengan baik, sehingga skor berubah menjadi 82-79 untuk keunggulan tuan rumah. Kemudian, Satria Muda mencoba untuk memanfaatkan penguasaan bola terakhir, namun Niven Glover gagal mengeksekusi tembakan tiga angka.
"Sejarah sudah tercipta. Dan kami yang menciptakan sejarah itu. Kami percaya bahwa konsistensi akan membuat kami bisa mencapai kesuksesan. Kami percaya pada prosesnya, dan terus percaya pada semua rekan di tim," ujar Thibodeaux.
Pada pertandingan terakhirnya musim ini, kubu Satria Muda dipimpin oleh Abraham Damar Grahita dengan 22 poin. Disusul Giorgi Bezhanishvili (15 poin), Jalen Jones (14 poin), Yudha Saputera (13 poin), dan Niven Glover (12 poin). Satria Muda akan tercatat dalam sejarah liga sebagai tim pertama yang gugur dari seri Best Of 5 yang untuk pertama kalinya diterapkan dalam Playoffs IBL.
Selanjutnya, Hornbills akan menunggu pemenang antara Dewa United Banten melawan Pelita Jaya Basketball Jakarta. Seri tersebut untuk sementara dipimpin Pelita Jaya dengan skor 2-1.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....